Memanas, Ukraina Tutup Pelabuhan untuk Kapal Rusia

Minggu, 02 Januari 2022 - 08:44 WIB
loading...
A A A
"Kapal berbendera asing yang masuk ke pelabuhan untuk menurunkan kargo atau penumpang akan terus diatur oleh perjanjian internasional," kata undang-undang tersebut.

Kementerian infrastruktur Ukraina muncul dengan gagasan untuk melarang kapal-kapal Rusia mengakses saluran air internal negara itu pada tahun 2018, mengutip dugaan “ancaman teroris” yang ditimbulkan oleh kapal-kapal Rusia.

Gagasan itu muncul di tengah pertikaian diplomatik antara kedua negara atas penahanan ilegal kapal penangkap ikan Rusia oleh penjaga perbatasan Ukraina pada musim semi 2018. Rusia kemudian memperingatkan pemilik kapal yang beroperasi di perairan Ukraina untuk memperhatikan risiko penyitaan bergaya bajak laut kapal Rusia oleh otoritas Ukraina.

Baca juga: Ukraina Sebut Rusia Terus Kirim Pasukan ke Perbatasan

Dampak ekonomi dari undang-undang baru ini belum diketahui. Hubungan ekonomi dan perdagangan Rusia-Ukraina sendiri telah merosot secara dramatis sejak kudeta 2014, dengan kerja sama di bidang-bidang penting termasuk peroketan dan aeronautika, mesin serta pembuatan kapal runtuh.

Kondisi ini juga menempatkan beberapa raksasa industri Ukraina di ambang kebangkrutan. Keseluruhan perdagangan telah menurun dari lebih dari USD45 miliar pada tahun 2013 menjadi USD7,3 miliar pada tahun 2020.

Presiden Rusia Vladimir Putin baru-baru ini memperkirakan bahwa antara tahun 1991 dan 2013, subsidi harga gas Rusia telah menyelamatkan Kiev lebih dari USD82 miliar, dan menyesali putusnya kemitraan ekonomi "pelengkap alami" antara kedua negara yang telah terbentuk selama berabad-abad.

Baca juga: Ukraina: AS Tak akan Setuju dengan Penghinaan Terbesar dalam Sejarahnya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Abaikan Trump, Israel...
Abaikan Trump, Israel Terus Gempur Lebanon
Rekomendasi
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved