Bukan Kembang Api, Anak Muda Prancis Bakar Ratusan Mobil di Malam Tahun Baru

Minggu, 02 Januari 2022 - 07:47 WIB
loading...
Bukan Kembang Api, Anak...
Ratusan mobil dibakar pada Malam Tahun Baru di Prancis. Foto/Daily Advent
A A A
PARIS - Aksi membakar mobil di Malam Tahun Baru kembali terjadi di Prancis . Ratusan mobil kosong yang diparkir dibakar oleh segelintir anak muda yang bersuka ria, sebuah tradisi yang banyak disesalkan banyak pihak.

Sebanyak 874 mobil dibakar pada malam pergantian tahun di Prancis. Jumlah itu jauh lebih sedikit dibanding dengan Malam Tahun Baru 2019 yang mencapai 1.316. Hal itu diungkapkan Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin di Twitter.

"Lebih sedikit serangan pembakaran terjadi karena kehadiran polisi secara besar-besaran di jalan-jalan kota pada Malam Tahun Baru ini, menegakkan hukum dan ketertiban serta pembatasan pertemuan publik dan mengenakan masker wajah karena infeksi yang didorong oleh lonjakan varian Omicron yang menyebar cepat," katanya seperti dilansir dari AP, Minggu (2/1/2022).

Baca juga: Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru Sydney, Netizen: Mirip COVID-19 Raksasa

Sementara itu tidak ada informasi tentang mobil yang terbakar tahun lalu karena penguncian secara nasional pada tahun 2020 selama pandemi virus Corona.

Seperti banyak negara, Prancis telah melihat mobil dibakar sepanjang tahun karena berbagai alasan, termasuk geng yang menyembunyikan petunjuk kejahatan mereka dan orang yang membuat klaim asuransi palsu.

Tetapi aksi pembakaran mobil menjadi sebuah "tradisi" yang baru di Prancis ketika itu menjadi cara untuk menandai kedatangan Tahun Baru. Praktik tersebut dilaporkan dimulai dengan sungguh-sungguh di kalangan pemuda - sering kali di lingkungan miskin - pada 1990-an di wilayah sekitar Strasbourg, Prancis timur.

Baca juga: Selandia Baru Sambut Tahun 2022 dengan Pertunjukan Lampu Tanpa Kembang Api

Pembakaran itu juga menjadi suara protes selama kerusuhan berapi-api oleh pemuda putus asa dari proyek perumahan yang melanda Prancis pada musim gugur 2005. Pada saat itu, polisi menghitung 8.810 kendaraan terbakar dalam waktu kurang dari tiga minggu.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Terungkap! Pemimpin...
Terungkap! Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Ikut Susun Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
PWNU DIY Usul Aturan...
PWNU DIY Usul Aturan Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Pakai Medsos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved