Pesan Tahun Baru Presiden China: Lihatlah ke Masa Depan dan Tetap Fokus
Jum'at, 31 Desember 2021 - 22:49 WIB
loading...
Layar raksasa menampilkan cuplikan berita Presiden China Xi Jinping menyampaikan pidato pada Malam Tahun Baru di pusat perbelanjaan di Beijing, China, 31 Desember 2021. Foto/REUTERS/Florence Lo
A
A
A
BEIJING - Presiden China Xi Jinping menekankan pentingnya mempertahankan “fokus strategis” dalam pidato Tahun Baru 2022.
Dia menyoroti “potensi risiko” dalam visi jangka panjang Partai Komunis untuk mengubah China menjadi kekuatan global.
Xi pada 2021 menyatakan bahwa China telah mencapai tujuannya untuk membangun apa yang disebut masyarakat “cukup makmur”.
Baca juga: Sydney Memulai Perayaan Tahun Baru dengan Pesta Kembang Api Meriah
Pencapaian itu menjadi tonggak dalam perjalanannya menjadi pemimpin global pada tahun 2049, peringatan 100 tahun berdirinya Republik Rakyat China.
Baca juga: Warga Sydney Bersiap Rayakan Malam Tahun Baru di Bawah Ancaman Omicron
"Kita harus selalu menjaga perspektif jangka panjang, tetap memperhatikan potensi risiko, mempertahankan fokus dan tekad strategis, dan mencapai yang luas dan hebat sambil menangani hal-hal yang rumit dan kecil," ungkap Xi dalam pidato yang disiarkan televisi nasional.
China merupakan tempat virus corona pertama kali diidentifikasi pada akhir 2019.
Negara itu telah menempatkan fokus pada pencapaiannya di masa lalu dan sekarang, termasuk dengan cepat mengendalikan Covid-19 ketika ekonominya kehilangan tenaga setelah pulih dari kemerosotan pandemi dan ketika hubungan dengan Amerika Serikat merosot ke titik terendah baru.
Xi mengatakan penyatuan lengkap "tanah air" adalah aspirasi yang dimiliki orang-orang di kedua sisi Selat Taiwan.
Pernyataan Xi itu mengacu pada pulau Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri yang dianggap China sebagai wilayah "suci" yang akan disatukan lagi.
“Saya sangat berharap bahwa semua putra dan putri bangsa China akan bergabung menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi bangsa kita,” papar dia.
Dia menyoroti “potensi risiko” dalam visi jangka panjang Partai Komunis untuk mengubah China menjadi kekuatan global.
Xi pada 2021 menyatakan bahwa China telah mencapai tujuannya untuk membangun apa yang disebut masyarakat “cukup makmur”.
Baca juga: Sydney Memulai Perayaan Tahun Baru dengan Pesta Kembang Api Meriah
Pencapaian itu menjadi tonggak dalam perjalanannya menjadi pemimpin global pada tahun 2049, peringatan 100 tahun berdirinya Republik Rakyat China.
Baca juga: Warga Sydney Bersiap Rayakan Malam Tahun Baru di Bawah Ancaman Omicron
"Kita harus selalu menjaga perspektif jangka panjang, tetap memperhatikan potensi risiko, mempertahankan fokus dan tekad strategis, dan mencapai yang luas dan hebat sambil menangani hal-hal yang rumit dan kecil," ungkap Xi dalam pidato yang disiarkan televisi nasional.
China merupakan tempat virus corona pertama kali diidentifikasi pada akhir 2019.
Negara itu telah menempatkan fokus pada pencapaiannya di masa lalu dan sekarang, termasuk dengan cepat mengendalikan Covid-19 ketika ekonominya kehilangan tenaga setelah pulih dari kemerosotan pandemi dan ketika hubungan dengan Amerika Serikat merosot ke titik terendah baru.
Xi mengatakan penyatuan lengkap "tanah air" adalah aspirasi yang dimiliki orang-orang di kedua sisi Selat Taiwan.
Pernyataan Xi itu mengacu pada pulau Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri yang dianggap China sebagai wilayah "suci" yang akan disatukan lagi.
“Saya sangat berharap bahwa semua putra dan putri bangsa China akan bergabung menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi bangsa kita,” papar dia.
(sya)
Lihat Juga :