Langgar Aturan COVID-19, 4 Pria China Diarak dengan Setelan Hazmat Sambil Bawa Foto

Kamis, 30 Desember 2021 - 05:38 WIB
loading...
A A A
Jaksa penuntut umum mengatakan para tersangka sedang dalam perjalanan ke Ibu Kota regional Guangxi Nanning ketika mereka dicegat oleh polisi. Salah satu warga negara Vietnam kemudian dinyatakan positif COVID-19, memaksa hampir 50.000 orang di kota-kota Anning, Tunpan dan Ludong untuk dikarantina, kata pernyataan itu.

Tidak jelas apakah Huang dan Bi, yang secara resmi didakwa pada 20 Desember, termasuk di antara mereka yang diarak melalui Anning pada hari Selasa. Postingan di Weibo menunjukkan peristiwa mempermalukan di depan publik serupa telah terjadi bulan ini dalam bentuk sidang pengadilan publik.

China, yang membuka Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 hanya dalam waktu sebulan, mendorong kebijakan "nol-COVID", dengan kontrol perbatasan eksternal dan internal yang ketat.

Pada hari Rabu, Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan 152 kasus virus Corona yang ditularkan secara lokal terdeteksi pada hari sebelumnya, turun 30 dari Senin lalu. Mayoritas kasus baru berada di provinsi Shaanxi barat laut China, di mana wabah varian Delta yang berkelanjutan telah memaksa 13 juta penduduk di ibu kota provinsi Xi'an memasuki hari ketujuh penguncian yang tidak terbatas.

Baca juga: Covid-19 Mengganas Lagi, China Larang 13 Juta Penduduk Xian Keluar Rumah
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Fatwa MUI: Vaksin Covid-19...
Fatwa MUI: Vaksin Covid-19 CanSino Asal China Haram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved