Rusia Bentuk Resimen Pasukan Terjun Payung Baru di Krimea
Rabu, 29 Desember 2021 - 16:38 WIB
loading...
A
A
A
“Latihan taktis awal batalion dengan batalion penyerang dan bala bantuan telah dilakukan,” kata militer Rusia kepada Interfax. Dalam latihan praktis, tugas pelatihan tempur dilakukan oleh kelompok taktis dalam serangan menggunakan pasukan pengintai dan sarana untuk mengidentifikasi objek musuh konvensional untuk mengatur kekalahannya dengan artileri standar dan sarana terpasang.
Baca: Kremlin: Rusia Tidak Pernah Menyerang Siapapun Terlebih Dahulu
Aksi tim bergerak untuk memerangi drone juga diperlihatkan. “Dalam menyelesaikan tugas pelatihan tempur, pasukan terjun payung mencapai target bersyarat, menunjukkan drone sebagai musuh potensial,” jelas Kementerian Pertahanan Federasi Rusia, seperti dikutip dari Interfax.
“Penembakan dilakukan dengan senjata kecil standar dan kendaraan tempur udara BMD-2K-AU, senjata anti-pesawat ZU-23, dan MANPADS Verba. Juga dari tiga posisi tembak dikerjakan aksi unit artileri, sistem pelempar api berat TOS-1A "Solntsepek" dan senjata artileri self-propelled 2 C-9 Nona, yang menekan titik tembak, tempat konsentrasi, dan posisi komando lawan bersyarat,” lanjut pernyataan tersebut.
Baca: Kremlin: Rusia Tidak Pernah Menyerang Siapapun Terlebih Dahulu
Aksi tim bergerak untuk memerangi drone juga diperlihatkan. “Dalam menyelesaikan tugas pelatihan tempur, pasukan terjun payung mencapai target bersyarat, menunjukkan drone sebagai musuh potensial,” jelas Kementerian Pertahanan Federasi Rusia, seperti dikutip dari Interfax.
“Penembakan dilakukan dengan senjata kecil standar dan kendaraan tempur udara BMD-2K-AU, senjata anti-pesawat ZU-23, dan MANPADS Verba. Juga dari tiga posisi tembak dikerjakan aksi unit artileri, sistem pelempar api berat TOS-1A "Solntsepek" dan senjata artileri self-propelled 2 C-9 Nona, yang menekan titik tembak, tempat konsentrasi, dan posisi komando lawan bersyarat,” lanjut pernyataan tersebut.
(esn)
Lihat Juga :