PBB Ngeri dengan Sadisnya Militer Myanmar Bantai dan Bakar 35 Orang
Senin, 27 Desember 2021 - 08:21 WIB
loading...
Militer Myanmar dilaporkan membantai 35 orang dan membakar jasad mereka di dalam beberapa kendaraan di negara bagian Kayah, Jumat (24/12/2021). Foto/REUTERS
A
A
A
NEW YORK CITY - PBB merasa ngeri dengan laporan yang dapat dipercaya bahwa 35 warga sipil tewas dan tubuh mereka dibakar di Myanmar . Penduduk setempat dan kelompok hak asasi manusia (HAM) mengatakan pelaku pembantaian itu adalah militer yang berkuasa.
Dua pekerja untuk kelompok nirlaba Save the Children masih hilang setelah kendaraan mereka termasuk di antara beberapa yang diserang dan dibakar dalam insiden di negara bagian Kayah timur.
Baca juga: Sadisnya Militer Myanmar, Habisi 30 Orang lalu Dibakar
Sebuah kelompok pemantau krisis Myanmar dan media lokal juga menyalahkan pasukan junta atas serangan mengerikan tersebut.
"Saya mengutuk insiden menyedihkan ini dan semua serangan terhadap warga sipil di seluruh negeri," kata Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan Martin Griffiths dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP, Senin (27/12/2021).
Dia menyerukan penyelidikan menyeluruh dan transparan.
Myanmar berada dalam kekacauan sejak kudeta Februari. Menurut kelompok pemantau lokal, lebih dari 1.300 orang tewas dalam tindakan keras oleh pasukan keamanan junta.
Dua pekerja untuk kelompok nirlaba Save the Children masih hilang setelah kendaraan mereka termasuk di antara beberapa yang diserang dan dibakar dalam insiden di negara bagian Kayah timur.
Baca juga: Sadisnya Militer Myanmar, Habisi 30 Orang lalu Dibakar
Sebuah kelompok pemantau krisis Myanmar dan media lokal juga menyalahkan pasukan junta atas serangan mengerikan tersebut.
"Saya mengutuk insiden menyedihkan ini dan semua serangan terhadap warga sipil di seluruh negeri," kata Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan Martin Griffiths dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP, Senin (27/12/2021).
Dia menyerukan penyelidikan menyeluruh dan transparan.
Myanmar berada dalam kekacauan sejak kudeta Februari. Menurut kelompok pemantau lokal, lebih dari 1.300 orang tewas dalam tindakan keras oleh pasukan keamanan junta.
Lihat Juga :