Nestapa Umat Kristen Korut Kala Natal, Diburu Tim Pembunuh Rezim Kim Jong-un

Minggu, 26 Desember 2021 - 20:47 WIB
loading...
Nestapa Umat Kristen...
Umat Kristen di Korut akan diburu oleh tim pembunuh Kim Jong-un jika ketahuan merayakan Natal. Foto/Ilustrasi
A A A
SEOUL - Hari Natal sejatinya menjadi hari yang mendatangkan kebahagiaan dan suka cita bagi umat Kristiani di seluruh dunia. Namun itu tidak dirasakan oleh mereka yang tinggal di Korea Utara (Korut).

Umat Kristen Korut akan diburu dan ditembak di tempat jika mereka diketahui merayakan hari Natal. Hal itu diungkapkan oleh salah satu korban yang selamat.

Di Korut, kepercayaan apa pun selain menyembah dinasti Kim dilarang sehingga memaksa orang Kristen untuk secara diam-diam mempertahankan keyakinan mereka. Tidak hanya terkait keyakinan lain yang dilarang, tanggal 24 Desember juga dijadikan perayaan Kim Jong-suk, istri Pemimpin Tertinggi pertama Korut, Kim Il-sung.

Berbicara kepada Express.co.uk, Timothy Cho, seorang pelarian dari negara tertutup itu, mengungkapkan setiap orang Kristen yang ditemukan mempraktikkan keyakinan mereka akan ditembak di tempat oleh tim pembunuh rezim Kim Jong-un .

"Saya yakin mereka akan diburu," kata Cho seperti dilansir dari media yang berbasis di Inggris itu, Minggu (26/12/2021).

"Itu tidak diragukan lagi," imbuhnya.

Baca juga: Biden Larang Kirim Bantuan Non Kemanusiaan ke Korut Tahun Depan

"Rezim Kim akan mendesak rakyat untuk menunjukkan kesetiaan penuh mereka kepada keluarga Kim. Dalam waktu ini, jika ada yang ditangkap karena diam-diam merayakan Natal, mereka bisa langsung dibunuh," tuturnya.

"Mereka masih membutuhkan otoritas untuk eksekusi publik, tetapi satu-satunya di mana mereka tidak membutuhkannya adalah untuk orang Kristen atau tahanan politik di kamp penjara," ungkapnya.

"Jika mereka tidak merayakan hari jadi istri Kim, tidak dapat dihindari apa konsekuensinya jika mereka ditemukan," ucap pria yang sekarang bekerja untuk Open Doors, sebuah badan amal yang membantu mendukung orang-orang Kristen yang dianiaya.

Cho juga mengklaim kelahiran Kim Jong-il telah dimitologikan untuk meniru kelahiran Kristus.

Korut berada di puncak daftar pantauan penganiayaan umat Kristen Open Doors. Diperkirakan 400.000 orang Kristen berada di negara itu tetapi harus tetap bersembunyi dari rezim yang mematikan.

Baca juga: Adik Kim Jong-un Makin Berpengaruh, Pegang Peran Penting Baru

Namun, banyak orang Kristen telah dikirim ke penjara barbar dan kamp kerja paksa karena agama mereka.

Badan amal itu memperkirakan sekitar 50-70 ribu orang Kristen di negara itu saat ini berada di kamp-kamp penjara.

Negara pertapa saat ini terisolasi dari seluruh dunia karena pandemi COVID-19. Korut juga mengalami banjir dahsyat musim panas lalu dan berada di ambang kelaparan.

Kondisi itu membuat pasokan makanan menjadi rendah di negara itu, kata Cho yang sebelumnya mengatakan bahwa dia khawatir bencana alam lain dapat "meledakkan negara" itu.

Dia menduga kematian bisa melonjak melewati perkiraan tiga juta orang yang meninggal selama periode 'Maret yang Sulit' - periode kelaparan massal di Korut antara 1994 dan 1998.

Baca juga: Adik Pendiri Korut Meninggal, Kim Jong-un Berduka

"Jika kita melihat bencana besar lainnya, itu akan menghancurkan negara. Ini akan lebih buruk dari Maret yang Sulit," ujarnya.

"Tidak akan mungkin mereka bisa bertahan," imbuhnya.

"Satu-satunya cara mereka bisa bertahan adalah jika mereka berhenti menghabiskan uang untuk pengembangan nuklir," pungkasnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Korea Utara Bantah Keras...
Korea Utara Bantah Keras Tuduhan AS Soal Ancaman Siber
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Pengadilan Kriminal...
Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Rekomendasi
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Lippo Hibahkan Lahan...
Lippo Hibahkan Lahan untuk 141 Ribu Rumah di Meikarta, Percepat Program 3 Juta Rumah
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Angkatan Laut Korut Dipersenjatai Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved