Mobil Ditemukan Terbakar, Relawan Kemanusiaan Hilang dalam Serangan Mematikan Tentara Myanmar

Minggu, 26 Desember 2021 - 17:17 WIB
loading...
Mobil Ditemukan Terbakar,...
Sebuah bangkai kendaraan habis terbakar dalam serangan mematikan tentara Myanmar. Foto/The Washimgton Post
A A A
YANGON - Kelompok bantuan Save the Children mengatakan pihaknya menangguhkan operasi di negara bagian Kayah, Myanmar yang dilanda konflik. Itu dilakukan setelah dua anggota stafnya hilang dalam serangan yang menewaskan sedikitnya 30 orang, termasuk wanita dan anak-anak, dengan mayat ditemukan dalam kondisi terbakar.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Sabtu malam, Save the Children mengatakan kedua staf tersebut sedang melakukan perjalanan ke desa asal mereka untuk liburan akhir tahun ketika mereka terjebak dalam konflik kekerasan di negara bagian timur.

"Kami mendapat konfirmasi bahwa kendaraan pribadi mereka diserang dan dibakar," bunyi pernyataan itu seperti dilansir dari Reuters, Minggu (26/12/2021).

Kelompok oposisi pada hari Sabtu menyalahkan pihak militer, yang merebut kekuasaan dari pemerintah sipil pada bulan Februari, atas pembantaian pada hari Jumat di dekat desa Mo So di kota Hpruso.

Baca juga: Sadisnya Militer Myanmar, Habisi Lebih dari 30 Orang lalu Dibakar

Juru bicara Junta Jenderal Zaw Mun Tun tidak menjawab teleponnya pada hari Minggu. Reuters tidak dapat secara independen memverifikasi laporan serangan hari Sabtu dari penduduk setempat, laporan media dan kelompok hak asasi manusia setempat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
Influencer Andrew-Tristan...
Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi
Rekomendasi
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
KPK Masih Periksa 8...
KPK Masih Periksa 8 Orang Terkait OTT Lombok Barat: Bupati, Kepala Dinas, hingga Sopir
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Berita Terkini
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Infografis
3 Fakta Tentara Israel...
3 Fakta Tentara Israel Sangat Lemah dalam Pertempuran Jarak Dekat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved