Putin Tegaskan Rusia Membutuhkan Lebih Banyak Orang

Sabtu, 25 Desember 2021 - 22:27 WIB
loading...
Putin Tegaskan Rusia...
Sejumlah wanita hamil di rumah sakit di Rusia. Foto/sputnik
A A A
MOSKOW - Populasi Rusia yang berjumlah 146 juta orang tidak cukup untuk mengisi wilayah negara yang luas, yang mencakup lebih dari 17 juta kilometer persegi.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan hal itu saat mengomentari serangkaian masalah demografis yang menurutnya sedang dihadapi negaranya, termasuk peningkatan jumlah kematian penduduk baru-baru ini.

Berbicara kepada wartawan sebagai bagian dari konferensi pers tahunannya pada Kamis (23/12/2021), pemimpin Rusia menyentuh penurunan harapan hidup yang datang sebagai akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Bos NATO Respons Tegas Rusia tentang Ekspansi Aliansi Pertahanan

Putin mencatat usia rata-rata di mana orang meninggal adalah 71,5 tahun lalu dan turun menjadi 70,1 tahun ini.

Baca juga: Rusia Tarik 10.000 Tentaranya setelah Sebulan Kepung Ukraina

“Dari perspektif kemanusiaan dan geopolitik, mengingat rakyat negara itu 146 juta untuk wilayah yang begitu luas sama sekali tidak cukup,” ungkap Putin.

Putin mengatakan angka ini juga merugikan secara ekonomi karena negara itu tidak memiliki cukup tenaga kerja untuk angkatan kerjanya.

“Kita sekarang memiliki sekitar 81 juta orang usia kerja. Kita harus serius meningkatkannya pada tahun 2024 dan 2030. Itu salah satu faktor pertumbuhan ekonomi,” papar dia.

Pemimpin Rusia itu juga menekankan peningkatan produktivitas tenaga kerja adalah salah satu masalah terpenting negara itu.

Dia mengatakan ada “seluruh rangkaian program” mulai dari pendidikan, digitalisasi, hingga perawatan kesehatan, dengan hampir semuanya disusun.

“Penting untuk mengatur pekerjaan ini secara kompeten dan mencapai pengembalian maksimum untuk setiap rubel yang diinvestasikan dalam memecahkan masalah ini," ungkap dia.

Pernyataan Putin muncul setelah Rusia mencatat penurunan populasi tahunan terbesar dalam 15 tahun.

Pada Januari, Rosstat, layanan statistik resmi pemerintah Rusia mengungkapkan jumlah orang yang tinggal di negara itu turun 510.000 orang hanya dalam 12 bulan di tengah pandemi Covid-19, penurunan angka kelahiran, dan berkurangnya imigrasi.

Namun, pada Maret, Wakil Perdana Menteri Tatyana Golikova mengatakan populasi Rusia menunjukkan tanda-tanda bertambah dari penurunan jangka panjang.

“Jika pada 2019 penurunan angka kelahiran sekitar 8%, maka pada 2020 angka itu sudah turun menjadi 3%,” ujar dia.

Jumlah wanita yang melakukan aborsi, katanya, telah menurun sekitar 40%, dan lebih banyak ibu yang mengandung bayinya.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Trump Sebut Israel Bisa...
Trump Sebut Israel Bisa Hancur dalam 24 Jam jika Iran Punya Senjata Nuklir
Rekomendasi
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Messi Kejar Sejarah,...
Messi Kejar Sejarah, Aljazair Jadi Korban Pertama?
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved