125 Negara Dukung Penyelidikan Terbuka Kejahatan Perang Israel

Sabtu, 25 Desember 2021 - 14:32 WIB
loading...
A A A
"Sejak didirikan pada tahun 2006, UNHRC telah membentuk 32 badan investigasi, dengan sembilan hampir sepertiga dari badan-badan ini berfokus secara eksklusif pada Israel," kata perwakilan tersebut. UNGA tidak mengindahkan kata-katanya. Amandemen untuk menggunduli penyelidikan ditolak 125-8, dengan 34 abstain.

Baca: Pemukim Israel Cabuti Ratusan Pohon Zaitun, Warga Palestina Merana

G77 dan China menyerukan pemungutan suara yang direkam dan mendesak semua negara untuk menolak amandemen Israel. Negara-negara tersebut, selain Israel, yang mendukung amandemen yang diajukan oleh negara Yahudi itu adalah; Hungaria, Kepulauan Marshall, Mikronesia, Nauru, Palau, Papua Nugini dan Amerika Serikat.

Perwakilan AS mengatakan, bahwa penyelidikan melanggengkan praktik secara tidak adil memilih Israel di PBB. “Dan, seperti pemerintahan AS sebelumnya, kami sangat menentang perlakuan semacam itu terhadap Israel,” tegas perwakilan AS.

"AS akan terus menentang [penyelidikan] ini dan mencari peluang di Jenewa untuk meninjau kembali mandatnya, yang sayangnya disahkan ketika AS tidak memiliki kursi di UNHRC," lanjutnya.

"Israel dapat terus mengandalkan AS untuk melakukan segala kemungkinan untuk melindunginya dari kritik yang diskriminatif dan tidak seimbang baik di UNHRC atau di tempat lain dalam sistem PBB," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Ngeri, Mayat Korban...
Ngeri, Mayat Korban Kartel Digantung di Jembatan Meksiko Jelang Final Piala Dunia
Trump Sebut Sistem Pemilu...
Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia
Rekomendasi
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Pre-Book Coolray, SUV...
Pre-Book Coolray, SUV ICE Geely Pertama di Indonesia Resmi Dibuka
DBD Tak Lagi Penyakit...
DBD Tak Lagi Penyakit Musiman, Ahli Minta Pencegahan Dengue Sepanjang Tahun
Berita Terkini
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved