Taliban Tangkap Seorang Warga Inggris di Kabul

Sabtu, 25 Desember 2021 - 14:05 WIB
loading...
Taliban Tangkap Seorang...
Taliban berkuasa atas Afghanistan. FOTO/Reuters
A A A
KABUL - Seorang warga negara Inggris dilaporkan hilang di Afghanistan setelah ditangkap oleh Taliban di Kabul. Grant Bailey, seorang pekerja LSM, ditahan di tengah tindakan keras keamanan di ibukota, Daily Mirror melaporkan.

Kantor Luar Negeri Inggris mengatakan bahwa penyelidikan atas insiden tersebut telah dibuka. "Kami mengetahui penahanan seorang warga negara Inggris di Afghanistan dan telah menghubungi keluarga mereka untuk mendukung mereka," seorang juru bicara mengatakan, seperti dikutip dari Arab News, Jumat (24/12/2021).

Baca: Melunak, AS Izinkan Transaksi Bisnis dengan Taliban

Bailey diyakini telah kembali ke Afghanistan pada September, tak lama setelah Taliban mengambil alih negara itu. Hingga kini, alasan penangkapan Bailey belum diumumkan oleh Taliban.

Seorang sumber Kantor Luar Negeri mengaku cukup terkejut Bailey kembali ke Kabul setelah penarikan pasukan Barat. Pasalnya, situasi keamanan di sana jelas jauh lebih buruk. “Selain itu, pemerintah Taliban mempersulit beberapa ekspatriat yang bekerja di sana, sehingga sangat sulit untuk bepergian,” jelas sumber tersebut.

Hingga kini belum ada penjelasan dari Taliban soal keberadaan Bailey. "Banyak orang mencoba untuk mengetahui apa yang telah terjadi padanya, di mana ditahan dan dengan tuduhan apa," tambah sumber tersebut.

Baca: Pemerintahan Taliban Kembali Terbitkan Paspor Afghanistan di Kabul

Sementara itu, mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai percaya sekarang saatnya bagi masyarakat internasional untuk bekerja dengan Taliban untuk mencegah jutaan orang mati kelaparan. Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan CNN, Karzai mengatakan masyarakat internasional perlu memprioritaskan mendapatkan bantuan yang sangat dibutuhkan untuk Afghanistan dan untuk saat ini mengesampingkan ketidakpercayaan terhadap Taliban.

"Kenyataan di lapangan adalah bahwa Taliban sekarang adalah otoritas de facto di negara ini," katanya. Ketika ditanya tentang bagaimana dunia bisa mendukung Taliban, kelompok yang bertanggung jawab atas kasus-kasus kekejaman yang terdokumentasi, eksekusi di luar hukum dan pembunuhan.

Karzai mengatakan, "masalah kekejaman adalah bagian yang sangat disayangkan dari kehidupan kita. Menurutnya, kekejaman telah dilakukan "oleh semua pihak."
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved