Bulan Depan Rusia, AS dan NATO Duduk Satu Meja

Kamis, 23 Desember 2021 - 00:46 WIB
loading...
A A A
“Presiden telah sangat jelas selama bertahun-tahun tentang beberapa prinsip dasar yang tidak seorang pun mundur: prinsip bahwa satu negara tidak memiliki hak untuk mengubah dengan paksa perbatasan negara lain, bahwa satu negara tidak memiliki hak untuk mendikte kebijakan orang lain atau memberi tahu negara itu dengan siapa mereka dapat bergaul,” kata Blinken kepada wartawan di Washington.

“Satu negara tidak memiliki hak untuk menggunakan lingkup pengaruh. Gagasan itu harus dibuang ke tong sampah sejarah,” cetusnya.

Rusia mencaplok Semenanjung Krimea Ukraina pada 2014 dan tak lama setelah itu memberikan dukungannya di balik pemberontakan separatis di timur negara itu. Pertempuran, yang dimulai lebih dari tujuh tahun lalu, telah menewaskan lebih dari 14.000 orang dan menghancurkan jantung industri Ukraina, yang dikenal sebagai Donbas.

Moskow telah menolak kekhawatiran Barat tentang rencananya untuk menyerang Ukraina sebagai kampanye kotor dan, pada gilirannya, menuduh Ukraina berniat untuk merebut kembali kendali atas wilayah yang dikuasai pemberontak dengan paksa. Pejabat Ukraina telah membantah memiliki rencana semacam itu.

Pada hari Selasa, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengklaim bahwa lebih dari 120 kontraktor militer swasta AS saat ini beroperasi di dua desa di dekat garis kontak di Ukraina timur, melatih pasukan Ukraina dan menyiapkan posisi tembak di bangunan tempat tinggal dan fasilitas yang berbeda. Dia juga menuduh bahwa mereka menimbun bahan kimia beracun sebagai persiapan untuk kemungkinan provokasi.

Baca juga: Vladimir Putin: Soal Janji, AS Tidak Dapat Dipercaya

Kementerian Luar Negeri Ukraina menolak keras klaim Shoigu sebagai bagian dari kampanye disinformasi Rusia.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
AS Bombardir Fasilitas...
AS Bombardir Fasilitas Nuklir Iran di Bushehr
Rekomendasi
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Berita Terkini
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved