Rumah Sakit AS Kewalahan, Tak Bisa Tampung Lonjakan Pasien Omicron

Senin, 20 Desember 2021 - 16:30 WIB
loading...
Rumah Sakit AS Kewalahan,...
Warga mendatangi tempat tes Covid Omicron di New York, AS, pada 3 Desember 2021. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Unit perawatan intensif (ICU) di sejumlah rumah sakit Amerika Serikat (AS) sudah kewalahan menjelang lonjakan kasus COVID-19 varian Omicron.

“Para pasien non-COVID dalam kondisi kesehatan yang parah dan lonjakan kasus varian Delta sudah membuat kewalahan banyak rumah sakit,” papar laporan Wall Street Journal (WSJ), dilansir Sputnik pada Senin (20/12/2021).

Di banyak kota, unit perawatan intensif rumah sakit dipenuhi para pasien yang membutuhkan perawatan darurat, termasuk mereka yang menderita penyakit Delta dan penyakit yang tidak terkait COVID-19 seperti kanker atau penyakit jantung.

Baca juga: Orang Terkaya di Dunia Elon Musk Bayar Pajak Rp158 Triliun pada 2021

“Di banyak rumah sakit, hanya sedikit tempat tidur yang tersedia untuk mengantisipasi masuknya pasien dengan varian Omicron yang lebih menular,” ungkap laporan WSJ pada Minggu (19/12/2021).

Baca juga: Hamtramck, Kota Pertama AS yang Pengisi Pemerintahan Semuanya Muslim

“Di seluruh negeri, rumah sakit di 92 kota telah mencapai rata-rata hunian perawatan intensif 100% atau lebih,” papar surat kabar itu mengutip data Proyek Pelacakan Rawat Inap COVID-19 Universitas Minnesota.

Baca juga: Iran dan Korut Dituduh Bantu Suriah Bangun Reaktor Nuklir

Sementara itu, pekan lalu hampir 310 kota memiliki unit perawatan intensif yang bergerak menuju beban penuh dengan rata-rata okupansi bervariasi dari 90% hingga 99%.

Para eksekutif rumah sakit mengklaim situasinya diperparah "kekurangan staf yang meluas" di sektor kesehatan.

Sementara masuknya pasien saat ini sebagian besar berasal dari fakta bahwa banyak orang menunda perawatan mereka karena takut tertular COVID-19 di rumah sakit.

Menurut Wall Street Journal, para dokter di rumah sakit Minneapolis terpaksa memulangkan pasien dalam kondisi yang tidak terlalu kritis, meskipun biasanya mereka akan dirawat di rumah sakit.

Seperti yang dikatakan oleh para spesialis, menunda pengobatan dapat menyebabkan komplikasi parah, mencatat bahwa, “Selama pandemi sebelumnya, pasien yang membutuhkan perawatan intensif meninggal sebelum mereka bisa mendapatkannya."

Pada Minggu, penasihat medis Gedung Putih Anthony Fauci memperkirakan beban yang meningkat pada rumah sakit AS karena penyebaran strain Omicron.

Amerika Serikat saat ini sedang mengalami peningkatan COVID-19 lainnya dengan sekitar 130.000 kasus terdaftar setiap hari, yang merupakan tingkat tertinggi di seluruh dunia.

Sekitar 60% dari populasi divaksinasi sepenuhnya, sementara 50 juta orang Amerika Serikat yang memenuhi syarat tetap tidak divaksinasi, secara signifikan merusak upaya menahan lonjakan Omicron.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved