Para Politisi Demokrat AS Berlutut Hening Cipta untuk George Floyd
Selasa, 09 Juni 2020 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
"Bagaimana jika mereka, seperti, hanya mengesahkan beberapa undang-undang alih-alih berdandan seperti set catur Wakanda?," imbuh kritik lain dari penulis skenario Eric Haywood di Twitter, seperti dikutip CNN, Selasa (9/6/2020).
Anggota parlemen, Karen Bass, dalam konferensi pers mengungkap rancangan undang-undang (RUU) baru yang ditujukan untuk menindak kebrutalan polisi dan mereformasi kepolisian di AS. Dia mengatakan para anggota parlemen kulit putih mengenakan kain Kente itu dalam tindakan solidaritas. (Baca juga: Viral, Anak Muda Diduga WNI Pukul Roboh Pria Rasis di AS )
"Arti penting kain Kente adalah warisan Afrika kita," kata Bass. "Dan bagi Anda yang tidak memiliki warisan itu, kami bertindak dalam solidaritas. Itulah pentingnya kain Kente—asal usul kami dan menghormati masa lalu kami," ujarnya.
Ketika para anggota parlemen Demokrat membela diri terkait pemakaian kain Kente, kalangan aktivis yang netral menyerukan orang-orang fokus pada RUU reformasi polisi yang dibawa oleh anggota parlemen, bukan malah mempersoalkan pemakaian kain Kente.
"Bukan penggemar berat kain Kente, tapi itu menunjukkan solidaritas dari orang-orang yang lebih berpengalaman, jadi saya mengerti. Saya hanya berharap kita tidak ketinggalan apa yang terjadi setelah bagian performatif, yaitu rancangan undang-undang sedang diperkenalkan. Simpan energi yang sama ini untuk Rand Paul yang akan memilih 'Tidak'," bunyi tweet aktivis April Reign, pencipta tanda pagar #OscarsSoWhite, merujuk pada Senator Partai Republik Rand Paul.
Anggota parlemen, Karen Bass, dalam konferensi pers mengungkap rancangan undang-undang (RUU) baru yang ditujukan untuk menindak kebrutalan polisi dan mereformasi kepolisian di AS. Dia mengatakan para anggota parlemen kulit putih mengenakan kain Kente itu dalam tindakan solidaritas. (Baca juga: Viral, Anak Muda Diduga WNI Pukul Roboh Pria Rasis di AS )
"Arti penting kain Kente adalah warisan Afrika kita," kata Bass. "Dan bagi Anda yang tidak memiliki warisan itu, kami bertindak dalam solidaritas. Itulah pentingnya kain Kente—asal usul kami dan menghormati masa lalu kami," ujarnya.
Ketika para anggota parlemen Demokrat membela diri terkait pemakaian kain Kente, kalangan aktivis yang netral menyerukan orang-orang fokus pada RUU reformasi polisi yang dibawa oleh anggota parlemen, bukan malah mempersoalkan pemakaian kain Kente.
"Bukan penggemar berat kain Kente, tapi itu menunjukkan solidaritas dari orang-orang yang lebih berpengalaman, jadi saya mengerti. Saya hanya berharap kita tidak ketinggalan apa yang terjadi setelah bagian performatif, yaitu rancangan undang-undang sedang diperkenalkan. Simpan energi yang sama ini untuk Rand Paul yang akan memilih 'Tidak'," bunyi tweet aktivis April Reign, pencipta tanda pagar #OscarsSoWhite, merujuk pada Senator Partai Republik Rand Paul.
(mas)
Lihat Juga :