Kepala Gereja Yerusalem: Orang Kristen Jangan Diam atas Kejahatan Israel

Minggu, 19 Desember 2021 - 00:19 WIB
loading...
Kepala Gereja Yerusalem:...
Kepala Gereja Ortodoks Yunani di Yerusalem, Uskup Agung Atallah Hanna, minta orang-orang Kristen tak tinggal diam atas kejahatan Israel terhadap Palestina. Foto/Middle East Monitor
A A A
YERUSALEM - Kepala Gereja Ortodoks Yunani di Yerusalem, Uskup Agung Atallah Hanna, mengatakan orang-orang Kristen tidak boleh tinggal diam mengenai kejahatan pendudukan Israel terhadap Palestina.

Pernyataan Uskup Agung Atallah itu disampaikan dalam pertemuan dengan delegasi dari umat Kristen Ortodoks Palestina di Israel untuk Gereja Makam Suci di Yerusalem.

Baca juga: Donald Trump: Orang-orang Yahudi AS Tidak Menyukai Israel

Menurut surat kabar Al-Quds Al-Arabi yang dikutip Middle East Monitor, Sabtu (18/12/2021), delegasi tersebut mengunjungi Yerusalem dan Betlehem, mendengarkan Atallah berbicara tentang pentingnya situs-situs bersejarah Kristen di Kota Tua Yerusalem.

"Kami selalu berada di samping kaum tertindas dan pengkhotbah perdamaian, cinta, persaudaraan dan kemanusiaan," katanya."

Kami menolak semua bentuk kebencian dan rasisme...dan berpihak pada isu-isu yang adil, kebebasan dan martabat manusia," katanya lagi.

Atallah menegaskan bahwa Palestina telah menjadi sasaran penindasan dan bencana yang berulang kali, menekankan bahwa Palestina memiliki hak untuk kebebasan.

"Oleh karena itu," desaknya, "kita, sebagai orang Kristen, tidak bisa tetap netral seperti yang diinginkan beberapa orang. Ketika kita melihat orang yang tertindas atau teraniaya, kita harus berdiri di samping mereka."

Dia menambahkan bahwa Palestina telah mengorbankan segalanya demi kebebasan. "Kami, sebagai orang Kristen Palestina, tidak bisa tinggal diam terhadap penindasan pendudukan Israel," ujarnya.

"Kami adalah bagian tak terpisahkan dari komponen bangsa ini dan tujuannya," paparnya. "Apakah tujuan kami, rasa sakit dan penderitaan kami...Mimpi kebebasan Palestina juga merupakan impian kami sendiri."

Menurut Atallah, tempat kelahiran Yesus Kristus mendambakan keadilan dan perdamaian dan menyerukan umat Kristen untuk berdoa untuk itu. "Perdamaian sejati, bukan penyerahan dan penerimaan agresi, penganiayaan, dan otoritarianisme," katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Pengadilan Kriminal...
Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Rekomendasi
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
Roy Suryo Hadiri Sidang...
Roy Suryo Hadiri Sidang Perdana Praperadilan: Tidak Ada Upaya untuk Memperlambat Peristiwa Utamanya
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Berita Terkini
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved