F-15E Jadi Jet Tempur Pertama yang Kompatibel dengan Bom Nuklir AS

Selasa, 09 Juni 2020 - 08:37 WIB
loading...
A A A
“Ini adalah kesepakatan nyata, minus paket nuklir. Tes ini menyatukan perencanaan, desain, analisis, pengujian, dan kualifikasi bertahun-tahun untuk mendemonstrasikan B61-12 sepenuhnya pada F-15E Strike Eagle," kata Samuels. "Tes memenuhi semua persyaratan, baik dalam kinerja dan keselamatan."

Sandia adalah salah satu dari tiga laboratorium penelitian dan pengembangan di bawah Administrasi Keamanan Nuklir Nasional (NNSA) AS. Laboratorium ini menangani desain dan rekayasa untuk komponen non-nuklir dari cadangan nuklir AS.

Tes kompatibilitas pesawat F-15E dengan bom B61-12 muncul sebagai bagian dari Program Perpanjangan Hidup B61-12 NNSA—yang berupaya untuk memperbarui, menggunakan kembali, atau mengganti semua komponen bom nuklir dan non-nuklir untuk memperpanjang umur layanan dari B61 setidaknya hingga 20 tahun. (Baca juga: AS Pertimbangkan Ledakkan Bom Nuklir, Begini Reaksi China )

NNSA telah menyatakan bahwa bom gravitasi nuklir yang diperbaharui pertama kali akan diproduksi pada tahun fiskal 2022. B61-12 diperkirakan memiliki panjang 12 kaki dan memiliki berat 825 pound.

B61-12 dijadwalkan akan disertifikasi untuk pesawat pembom strategis B-2 Angkatan Udara AS, jet tempur F-16 C/D dan F-35 Lightning II.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Trump Ancam Hancurkan...
Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir
Rekomendasi
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Berita Terkini
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved