Komandan Tertinggi Taliban Pakistan Lolos dari Serangan Drone

Jum'at, 17 Desember 2021 - 23:47 WIB
loading...
Komandan Tertinggi Taliban...
Komandan tertinggi Taliban Pakistan lolos dalam serangan drone di rumah persembunyiannya di Afghanistan. Foto/REUTERS
A A A
ISLAMABAD - Komandan tertinggi Taliban Pakistan lolos tanpa cedera dari serangan pesawat tak berawak (drone) di rumah persembunyiannya di Afghanistan timur. Dia bernama Maulvi Faqir Mohammad.

Kelompok Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) pada Jumat (17/12/2021) mengonfirmasi bahwa serangan itu terjadi pada Kamis malam.

Baca juga: Pasca-Taliban Berkuasa, Perdagangan Opium Afghanistan Meningkat Pesat

Serangan terjadi seminggu setelah gencatan senjata antara TTP dan pemerintah Pakistan runtuh, di mana kelompok gerilyawan menuduh Islamabad membunuh para milisinya.

TTP merupakan gerakan yang terpisah tetapi memiliki akar yang sama dengan Taliban Afghanistan yang saat ini berkuasa di Kabul. TTP telah menjerumuskan Pakistan ke dalam periode kekerasan yang mengerikan setelah dibentuk pada 2007.

Dua sumber TTP saat ini di Afghanistan mengatakan kepada AFP bahwa Maulvi Faqir Mohammad adalah target dari apa yang mereka gambarkan sebagai serangan pesawat tak berawak di sebuah kompleks di desa Chawgam, provinsi timur Kunar yang berbatasan dengan Pakistan.

"Maulvi Faqir Mohammad tidak hadir pada saat itu...dua milisi Tehreek-e-Taliban Pakistan terluka," kata salah satu sumber.

Kompleks itu digunakan sebagai pangkalan oleh para milisi TTP dari Pakistan yang melintasi perbatasan yang keropos dengan Afghanistan.

Mohammad pernah ditangkap oleh pemerintah Kabul sebelumnya yang didukung Amerika Serikat (AS). Dia menghabiskan bertahun-tahun di penjara Bagram yang terkenal di Afghanistan, tetapi dibebaskan setelah Taliban mengambil alih negara itu pada Agustus lalu.

Baca juga: Karzai Klaim Undang Taliban ke Kabul sebelum Pengambilalihan Kekuasaan

Tidak jelas siapa yang bertanggung jawab atas serangan pada Kamis malam. Namun, baik Pakistan maupun Amerika Serikat sebelumnya telah menggunakan drone untuk melakukan pembunuhan di wilayah tersebut.

Bilal Karimi, juru bicara Taliban Afghanistan, mengatakan kepada AFP dari Kabul bahwa serangan itu merupakan bahan peledak yang ditembakkan dari darat, bukan drone.

TTP muncul 14 tahun lalu dan telah disalahkan oleh pemerintah Pakistan atas sekitar 70.000 pembunuhan.

Hari Kamis menandai peringatan ketujuh pembantaian TTP terhadap hampir 150 anak sekolah di Peshawar, sebuah kekejaman yang masih membara dalam kesadaran nasional Pakistan.

Pembantaian itu mendorong tindakan keras 2014 oleh militer Pakistan yang menghancurkan gerakan itu dan memaksa para milisinya bersembunyi di Afghanistan.

Pakistan kini berusaha memadamkan bangkitnya TTP setelah kemenangan Taliban di Afghanistan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
Pakistan Balas Serangan...
Pakistan Balas Serangan India, Luncurkan Operasi Bunyan Marsoos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved