Respons Kebangkitan Rusia, AS Sebar Jet Tempur F-35 di Eropa
Jum'at, 17 Desember 2021 - 14:34 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Swiss Borong 36 Jet Tempur Siluman F-35 dan 5 Baterai Rudal Patriot AS
Lockheed Martin pada bulan September mengumumkan bahwa mereka pada akhirnya berharap untuk menyebarkan sekitar 450 pesawat jet tempur F-35 Lightning II di 13 pangkalan permanen di Eropa pada tahun-tahun mendatang, dengan Inggris, Belanda, Italia, Norwegia, Belgia, Polandia dan Denmark sudah menerjunkan pesawat atau diperkirakan akan menerjunkan mereka dalam waktu dekat.
Mengomentari pengerahan di RAF Lakenheath, The Drive menyebut bahwa pesawat-pesawat itu diharapkan menandakan tekad AS kepada militer Rusia yang bangkit kembali yang semakin menguji anggota dan sekutu NATO di sekitar perbatasan baratnya.
Kekuatan udara AS yang keluar dari RAF Lakenheath digunakan untuk misi pemboman hit and run terhadap Libya pada 1986. Pesawat dari pangkalan itu juga digunakan selama invasi pimpinan AS ke Irak pada 2003. Meskipun berhasil melawan negara-negara ini, jet-jet Barat belum diuji dalam skenario pertempuran melawan pesaing sejawat atau mendekatinya seperti milik Rusia, yang persenjataannya mencakup jaringan pertahanan udara berlapis-lapis termasuk sistem permanen dan bergerak seperti S-300 dan S-400.
Baca juga: Canggihnya Jet Tempur Siluman Checkmate Rusia Tanpa Pilot, Ini Videonya
Lockheed Martin pada bulan September mengumumkan bahwa mereka pada akhirnya berharap untuk menyebarkan sekitar 450 pesawat jet tempur F-35 Lightning II di 13 pangkalan permanen di Eropa pada tahun-tahun mendatang, dengan Inggris, Belanda, Italia, Norwegia, Belgia, Polandia dan Denmark sudah menerjunkan pesawat atau diperkirakan akan menerjunkan mereka dalam waktu dekat.
Mengomentari pengerahan di RAF Lakenheath, The Drive menyebut bahwa pesawat-pesawat itu diharapkan menandakan tekad AS kepada militer Rusia yang bangkit kembali yang semakin menguji anggota dan sekutu NATO di sekitar perbatasan baratnya.
Kekuatan udara AS yang keluar dari RAF Lakenheath digunakan untuk misi pemboman hit and run terhadap Libya pada 1986. Pesawat dari pangkalan itu juga digunakan selama invasi pimpinan AS ke Irak pada 2003. Meskipun berhasil melawan negara-negara ini, jet-jet Barat belum diuji dalam skenario pertempuran melawan pesaing sejawat atau mendekatinya seperti milik Rusia, yang persenjataannya mencakup jaringan pertahanan udara berlapis-lapis termasuk sistem permanen dan bergerak seperti S-300 dan S-400.
Baca juga: Canggihnya Jet Tempur Siluman Checkmate Rusia Tanpa Pilot, Ini Videonya
(ian)
Lihat Juga :