Omicron Kian Mengancam, Ratu Elizabeth Batalkan Tradisi Makan Siang Jelang Natal

Jum'at, 17 Desember 2021 - 05:00 WIB
loading...
Omicron Kian Mengancam,...
Ratu Elizabeth Batalkan Tradisi Makan Siang Jelang Natal. FOTO/WPA Pool
A A A
LONDON - Ratu Elizabeth II telah membatalkan tradisi makan siang jelang Natal bersama keluarganya sebagai tindakan pencegahan sementara kasus COVID-19 melonjak di Inggris, kata sumber Istana Buckingham .

“Keputusan itu adalah tindakan pencegahan karena dirasakan membuat terlalu banyak orang menghadapi risiko jika itu berlanjut. Meskipun ada penyesalan karena dibatalkan, ada keyakinan bahwa itu adalah hal yang benar untuk dilakukan untuk semua," jelas sumber tersebut, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (16/12/2021).

Baca: Ratu Elizabeth II Masih Tenggak Alkohol Tiap Hari, Ini Minuman Kesukaannya

Istana Buckingham tidak mau berkomentar. Tetapi, karena tingkat COVID terus meningkat di Inggris, penasihat pemerintah merekomendasikan untuk mengurangi pertemuan pra-liburan.

Pertemuan biasanya berlangsung di Istana Buckingham. Ini termasuk puluhan orang yang hadir, serta anak-anak. Namun, pesta tahun ini seharusnya diadakan di Kastil Windsor, tempat Ratu berusia 95 tahun itu tinggal di tengah pandemi.

Ini adalah musim liburan pertama di mana sang Ratu tidak akan memiliki suaminya, yang telah selama 73 tahun berada di sisinya. Pangeran Philip meninggal pada bulan April di usia 99 tahun.

Diyakini Ratu Elizabeth masih akan melakukan perjalanan ke Sandringham Estate di Norfolk untuk Natal, sebuah tradisi tahunan bagi keluarga kerajaan. Bangsawan lain juga diharapkan melakukan perjalanan, kecuali jika mandat pemerintah Inggris berubah di tengah lonjakan COVID.

Baca: Ini Dua Orang yang Panggilan Teleponnya Selalu Ditanggapi Ratu Inggris

Ratu Elizabeth baru-baru ini terlihat menggunakan tongkat di layanan Westminster Abbey yang menandai seratus tahun Royal British Legion, sebuah badan amal angkatan bersenjata. Dia sebelumnya difoto menggunakan tongkat pada tahun 2003, meskipun itu setelah dia menjalani operasi lutut.

Putri Ratu Elizabeth, Putri Anne, menyerahkan perangkat mobilitas setelah mereka berdua keluar dari limusin untuk layanan di pusat kota London. Sang ratu tersenyum dan tampak bergerak bebas saat dia berjalan ke tempat duduknya di gereja.

Pada bulan November, istana mengungkapkan bahwa punggung Elizabeth terkilir dan karena itu tidak dapat menghadiri upacara di peringatan Cenotaph London untuk menghormati anggota layanan yang mengorbankan hidup mereka untuk Inggris.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Prancis Konfirmasi Kasus...
Prancis Konfirmasi Kasus Ebola Pertama, Pasien Seorang Dokter!
Rekomendasi
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved