Putin Ingin Segera Negosiasi dengan AS dan NATO Soal Jaminan Keamanan
Rabu, 15 Desember 2021 - 13:33 WIB
loading...
A
A
A
Tuntutan Rusia, katanya, termasuk menghentikan NATO dari memperluas timur dan penyebaran senjata di negara-negara tetangga, termasuk Ukraina. Putin mengulangi tuntutan yang sama dalam panggilan telepon dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada hari Selasa.
Baca: Putin Blakblakan Pemerintah Rusia Pernah Diisi Agen-agen CIA
Dalam panggilan teleponnya dengan presiden Finlandia, Putin juga menuduh kepemimpinan Ukraina semakin menggunakan "senjata berat dan serangan drone" terhadap pemberontak pro-Rusia di timur separatisnya.
Pemimpin Rusia itu juga membantah merencanakan invasi dan menyalahkan aliansi keamanan Barat atas meningkatnya ketegangan dan menuntut "jaminan hukum" aliansi tidak akan berkembang ke arah timur.
Komentar Putin muncul sehari setelah wakil menteri luar negeri Rusia Sergei Ryabkov memperingatkan Moskow dapat bertindak secara militer jika pembicaraan yang dituntutnya tidak terwujud. “Kurangnya kemajuan menuju solusi politik-diplomatik untuk masalah ini akan mengarah pada fakta bahwa kami akan merespons secara militer,” kata Ryabkov kepada kantor berita negara RIA Novosti.
Baca: Putin Blakblakan Pemerintah Rusia Pernah Diisi Agen-agen CIA
Dalam panggilan teleponnya dengan presiden Finlandia, Putin juga menuduh kepemimpinan Ukraina semakin menggunakan "senjata berat dan serangan drone" terhadap pemberontak pro-Rusia di timur separatisnya.
Pemimpin Rusia itu juga membantah merencanakan invasi dan menyalahkan aliansi keamanan Barat atas meningkatnya ketegangan dan menuntut "jaminan hukum" aliansi tidak akan berkembang ke arah timur.
Komentar Putin muncul sehari setelah wakil menteri luar negeri Rusia Sergei Ryabkov memperingatkan Moskow dapat bertindak secara militer jika pembicaraan yang dituntutnya tidak terwujud. “Kurangnya kemajuan menuju solusi politik-diplomatik untuk masalah ini akan mengarah pada fakta bahwa kami akan merespons secara militer,” kata Ryabkov kepada kantor berita negara RIA Novosti.
Lihat Juga :