Tragis, Pangeran Arab Saudi Mohammed Bin Nayef Meninggal di Penjara
Rabu, 15 Desember 2021 - 05:07 WIB
loading...
A
A
A
Bin Nayef, 62, adalah mantan putra mahkota dan menteri dalam negeri Arab Saudi.
Setelah selamat dari empat upaya pembunuhan, dia ditangkap pada Maret 2020 oleh bin Salman ketika pemimpin de facto Saudi yang juga dikenal sebagai MBS itu bergerak mengkonsolidasikan kekuasaan dan menyingkirkan para saingannya.
Bin Nayef ditahan tanpa tuduhan. Sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada NBC News pada akhir Juni 2020 bahwa ada bukti bahwa bin Nayef ditahan baru-baru ini di kompleks pemerintah di sebelah Istana al-Yamamah di Riyadh, kantor resmi pengadilan kerajaan Saudi, hanya beberapa ratus meter dari tempat MBS menjamu para pejabat asing.
Dua orang yang mengetahui situasinya, yang meminta anonimitas untuk menghindari dampak bagi bin Nayef, mengatakan dia telah kehilangan lebih dari 50 pon dan tidak bisa lagi berjalan tanpa bantuan.
“Dia menderita luka serius di kakinya akibat pemukulan,” ungkap dua sumber itu, seraya menambahkan obat pereda nyeri untuk luka sebelumnya tak diberikan pada sang mantan putra mahkota.
"(Dia) tidak diizinkan keluar dan dibatasi di wilayahnya sendiri," kata salah satu sumber.
Sumber itu menambahkan, "Selama hari itu, dia tidak melihat siapa pun dan tidak diizinkan mengakses dokter pribadinya atau perwakilan hukumnya."
Setelah selamat dari empat upaya pembunuhan, dia ditangkap pada Maret 2020 oleh bin Salman ketika pemimpin de facto Saudi yang juga dikenal sebagai MBS itu bergerak mengkonsolidasikan kekuasaan dan menyingkirkan para saingannya.
Bin Nayef ditahan tanpa tuduhan. Sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada NBC News pada akhir Juni 2020 bahwa ada bukti bahwa bin Nayef ditahan baru-baru ini di kompleks pemerintah di sebelah Istana al-Yamamah di Riyadh, kantor resmi pengadilan kerajaan Saudi, hanya beberapa ratus meter dari tempat MBS menjamu para pejabat asing.
Dua orang yang mengetahui situasinya, yang meminta anonimitas untuk menghindari dampak bagi bin Nayef, mengatakan dia telah kehilangan lebih dari 50 pon dan tidak bisa lagi berjalan tanpa bantuan.
“Dia menderita luka serius di kakinya akibat pemukulan,” ungkap dua sumber itu, seraya menambahkan obat pereda nyeri untuk luka sebelumnya tak diberikan pada sang mantan putra mahkota.
"(Dia) tidak diizinkan keluar dan dibatasi di wilayahnya sendiri," kata salah satu sumber.
Sumber itu menambahkan, "Selama hari itu, dia tidak melihat siapa pun dan tidak diizinkan mengakses dokter pribadinya atau perwakilan hukumnya."
(sya)
Lihat Juga :