Tragis, Pangeran Arab Saudi Mohammed Bin Nayef Meninggal di Penjara

Rabu, 15 Desember 2021 - 05:07 WIB
loading...
Tragis, Pangeran Arab...
Pangeran Mohammed bin Nayef (kanan) saat masih menjadi putra mahkota Arab Saudi, duduk dekat Pangeran Mohammed bin Salman (kiri). Foto/fars news
A A A
RIYADH - Mantan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Nayef yang ditahan atas perintah Putra Mahkota Mohammed bin Salman sejak Maret 2020 telah meninggal dunia di penjara.

“Para penentang pemerintah Saudi di luar negeri telah mengklaim kematian mantan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Nayef di penjara,” ungkap laporan website Saudileaks, dilansir Fars News pada 22 November 2021.

“Bin Nayef telah meninggal di penjara sejak beberapa hari lalu dan pengadilan kerajaan Saudi belum mengumumkan kematiannya dan tubuhnya berada di kamar mayat,” papar Saudileaks di halaman media sosial mereka.

Baca juga: Larry Nassar Dipenjara 300 Tahun, Ratusan Wanita Korbannya Dapat Rp5,4 Triliun

Tokoh oposisi Saudi Abdul Rahman Razi al-Sahimi dalam posting di halaman twitter-nya meminta Mohammed bin Salman untuk merilis rekaman kehadiran Mohammed bin Nayef di penjara dengan audio, video dan tanggal yang tepat untuk membuktikan bahwa dia masih hidup.

Baca juga: Mengerikan, Rusia Peringatkan Virus-virus Purba Bangkit Kembali

Al-Sahimi menekankan bahwa video itu tidak boleh palsu.

Baca juga: Dulu Para Pria Ini Dapat Cangkok Penis, Tengok Nasib Mereka Sekarang

Awal tahun ini, sumber media Arab melaporkan Mohammed bin Nayef berada dalam kondisi kritis dan hampir meninggal.

Akun twitter al-Ahd al-Jadid berbahasa Arab mengutip sumber yang mengatakan pada Juli bahwa Mohammed bin Nayef menderita diabetes parah dan belum menerima pengobatan apa pun, dan ini menyebabkan dia kehilangan hampir 22 kilogram berat badan.

“Dia juga menderita depresi berat dan gangguan mental,” papar dia, mencatat bahwa bin Nayef telah disiksa dengan parah, kakinya diikat, dua agen telah memukulinya sehingga memar di sekujur tubuhnya.

Bin Nayef juga dilarang tidur dan dibiarkan begitu saja. Tangan dan kakinya diikat serta ditutup matanya selama beberapa hari.

“Bin Nayef sebenarnya mengalami kematian bertahap dan tujuannya adalah untuk membuat kematiannya terlihat alami,” tulis al-Ahd al-Jadid.

Dia menambahkan bahwa Bin Nayef berada dalam kondisi kritis dan kemungkinan kematiannya akan segera terjadi jika tidak mendapat bantuan medis.

Bin Nayef, 62, adalah mantan putra mahkota dan menteri dalam negeri Arab Saudi.

Setelah selamat dari empat upaya pembunuhan, dia ditangkap pada Maret 2020 oleh bin Salman ketika pemimpin de facto Saudi yang juga dikenal sebagai MBS itu bergerak mengkonsolidasikan kekuasaan dan menyingkirkan para saingannya.

Bin Nayef ditahan tanpa tuduhan. Sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada NBC News pada akhir Juni 2020 bahwa ada bukti bahwa bin Nayef ditahan baru-baru ini di kompleks pemerintah di sebelah Istana al-Yamamah di Riyadh, kantor resmi pengadilan kerajaan Saudi, hanya beberapa ratus meter dari tempat MBS menjamu para pejabat asing.

Dua orang yang mengetahui situasinya, yang meminta anonimitas untuk menghindari dampak bagi bin Nayef, mengatakan dia telah kehilangan lebih dari 50 pon dan tidak bisa lagi berjalan tanpa bantuan.

“Dia menderita luka serius di kakinya akibat pemukulan,” ungkap dua sumber itu, seraya menambahkan obat pereda nyeri untuk luka sebelumnya tak diberikan pada sang mantan putra mahkota.

"(Dia) tidak diizinkan keluar dan dibatasi di wilayahnya sendiri," kata salah satu sumber.

Sumber itu menambahkan, "Selama hari itu, dia tidak melihat siapa pun dan tidak diizinkan mengakses dokter pribadinya atau perwakilan hukumnya."
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Momen Lucu Pangeran...
Momen Lucu Pangeran George Tahan Bersin di Trooping the Colour 2026, Ini Reaksi Kate Middleton!
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Pesawat Pengebom Su-24...
Pesawat Pengebom Su-24 Ukraina Jatuh saat Misi Tempur, 2 Pilot Tewas
Rekomendasi
Profil Luca Zidane,...
Profil Luca Zidane, Kiper Aljazair Putra Zinedine Zidane yang Kebobolan Hattrick Messi
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Berita Terkini
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia vs Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved