Menlu AS Temui Jokowi, Begini Reaksi Media Komunis China
Selasa, 14 Desember 2021 - 11:18 WIB
loading...
A
A
A
Pagi ini (14/12/2021), Menlu Blinken menyampaikan pidato di Universitas Indonesia tentang pendekatan pemerintahan Joe Biden terhadap Indo-Pasifik.
Blinken juga berkunjung Malaysia dan Thailand selama tur Asia Tenggaranya, yang telah menyaksikan persaingan yang semakin ketat untuk berebut pengaruh antara Washington dan Beijing.
Daniel Kritenbrink, asisten menteri luar negeri AS untuk urusan Asia Timur dan Pasifik, mengatakan kepada wartawan sebelum perjalanan Blinken bahwa AS berencana untuk membawa keterlibatan dengan 10 anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Presiden Joe Biden berpartisipasi dalam KTT virtual AS-ASEAN pada Oktober lalu, berjanji untuk memperdalam kerja sama dengan blok tersebut. AS sebelumnya telah menyuarakan dukungan untuk beberapa negara ASEAN dalam ketegangan dengan China di Laut China Selatan, rute perdagangan utama yang diklaim Beijing sebagai miliknya.
Baca juga: Xi Jinping Janji Tak Tindas Negara Lain, tapi China Usik Indonesia di Natuna
Sementara itu, Global Times dalam sebuah opini mengatakan kunjungan Blinken ke Asia Tenggara "gagal mengubah keseimbangan di kawasan ini".
“Negara-negara ini pandai menjaga keseimbangan antara China dan AS, dalam arti tidak sepenuhnya bergantung pada China atau AS, yang merupakan karakteristik kebijakan luar negeri di banyak negara di kawasan ini,” kata Gu Xiaosong, pakar di ASEAN Research Institute of Hainan Tropical Ocean University, kepada Global Times.
Blinken juga berkunjung Malaysia dan Thailand selama tur Asia Tenggaranya, yang telah menyaksikan persaingan yang semakin ketat untuk berebut pengaruh antara Washington dan Beijing.
Daniel Kritenbrink, asisten menteri luar negeri AS untuk urusan Asia Timur dan Pasifik, mengatakan kepada wartawan sebelum perjalanan Blinken bahwa AS berencana untuk membawa keterlibatan dengan 10 anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Presiden Joe Biden berpartisipasi dalam KTT virtual AS-ASEAN pada Oktober lalu, berjanji untuk memperdalam kerja sama dengan blok tersebut. AS sebelumnya telah menyuarakan dukungan untuk beberapa negara ASEAN dalam ketegangan dengan China di Laut China Selatan, rute perdagangan utama yang diklaim Beijing sebagai miliknya.
Baca juga: Xi Jinping Janji Tak Tindas Negara Lain, tapi China Usik Indonesia di Natuna
Sementara itu, Global Times dalam sebuah opini mengatakan kunjungan Blinken ke Asia Tenggara "gagal mengubah keseimbangan di kawasan ini".
“Negara-negara ini pandai menjaga keseimbangan antara China dan AS, dalam arti tidak sepenuhnya bergantung pada China atau AS, yang merupakan karakteristik kebijakan luar negeri di banyak negara di kawasan ini,” kata Gu Xiaosong, pakar di ASEAN Research Institute of Hainan Tropical Ocean University, kepada Global Times.
Lihat Juga :