Menlu AS Temui Jokowi, Begini Reaksi Media Komunis China

Selasa, 14 Desember 2021 - 11:18 WIB
loading...
A A A
Pada hari Minggu, AS, Australia dan Jepang juga mengumumkan upaya untuk mendanai kabel bawah laut untuk meningkatkan akses internet di tiga negara Pasifik kecil Nauru, Kiribati dan Negara Federasi Mikronesia.

Kunjungan Blinken ke Asia Tenggara terjadi kurang dari seminggu setelah AS, Kanada, dan Australia mengumumkan boikot diplomatik terhadap Olimpiade Musim Dingin 2022 di Beijing, dengan alasan pelanggaran hak asasi manusia oleh pemerintah China, termasuk perlakuan terhadap Muslim Uighur di wilayah Xinjiang.

AS menuduh China melakukan genosida terhadap warga Uighur–tuduhan yang dibantah oleh pemerintah China. China menolak boikot diplomatik sebagai "manipulasi politik" yang bertentangan dengan semangat Olimpiade.

China menolak awal tahun ini atas upaya bersama AS dan Inggris untuk memasok Australia dengan kapal selam bertenaga nuklir.
Beijing juga menyuarakan keprihatinan tentang upaya Biden untuk memperkuat aliansi Quad dengan India, Jepang dan Australia setelah Gedung Putih menjadi tuan rumah pertemuan puncak pada bulan September.

Di tengah banyak titik ketegangan ini, Biden bulan lalu mengadakan pertemuan virtual dengan Presiden China Xi Jinping, menyerukan untuk mengelola ketidaksepakatan sambil bekerja sama untuk kepentingan bersama dengan Beijing.

Menjelang pertemuan, Xi memperingatkan bahwa ketegangan era Perang Dingin tidak boleh dibawa di Asia-Pasifik.

“Kawasan Asia-Pasifik tidak dapat dan tidak boleh terulang kembali ke dalam konfrontasi dan perpecahan era Perang Dingin,” katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Trump Kirim Delegasi...
Trump Kirim Delegasi ke Qatar, Iran: Tak Ada Negosiasi Apa pun dengan AS!
Rekomendasi
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Gol Kylian Mbappe Bawa...
Gol Kylian Mbappe Bawa Prancis Ungguli Swedia 1-0 pada Babak Pertama
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Berita Terkini
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved