Trump Perintahkan Garda Nasional Tinggalkan Washington

Senin, 08 Juni 2020 - 22:22 WIB
loading...
Trump Perintahkan Garda...
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump telah memerintahkan Garda Nasional untuk meninggalkan Washington D.C. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump telah memerintahkan Garda Nasional untuk meninggalkan Washington D.C. Garda Nasional dikerahkan ke Washington atas perintah Trump untuk mengamankan Gedung Putih, setelah adanya demonstrasi besar-besara mengecam kebrutalan polisi di Ibu Kota AS itu.

"Saya baru saja memberi perintah kepada Garda Nasional kita untuk memulai proses penarikan dari Washington D.C., sekarang semuanya berada di bawah kendali sempurna," kata Trump dalam sebuah pernyataan di akun Twitternya.

"Mereka akan pulang, tetapi dapat dengan cepat kembali, jika perlu. Jauh lebih sedikit pengunjuk rasa yang muncul semalam daripada yang diantisipasi!" sambungnya, seperti dilansir Xinhua pada Senin (8/6/2020). ( Baca juga: Trump Minta 10 Ribu Pasukan Ditempatkan di Washington )

Sementara itu, sebelumnya mayoritas warga AS mengatakan kondisi di negara itu sudah tidak terkendali. Suara mayoritas itu muncul survei atau dalam jajak pendapat yang diselenggarakan oleh NBC dan Wall Street Journal.

Survei menunjukkan para warga Amerika masih khawatir tentang penyebaran Covid-19, pesimistis tentang ekonomi yang kembali normal tahun ini, dan kurang percaya pada kemampuan Trump untuk menyatukan bangsa.

Delapan dari 10 pemilih AS dalam daftar pemilu mengatakan mereka percaya hal-hal tersebut di luar kendali. Menurut suvei, hanya 15 persen yang mengatakan kondisi AS di bawah kendali. ( Baca juga: Viral, Anak Muda Diduga WNI Pukul Roboh Pria Rasis di AS )

Jajak pendapat itu dilakukan 28 Mei hingga 2 Juni 2020, yakni selama protes pascakematian pria kulit hitam George Floyd di Minneapolis, Minnesota. Survei ini juga dilakukan ketika angka kematian terkait Covid-19 di AS melampui 100 ribu jiwa dan terus meningkat. Sekarang jumlah kematian telah melampaui 110 ribu jiwa.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved