Rusia Buka Kemungkinan Kerahkan Rudal Nuklir Jarak Menengah di Eropa

Senin, 13 Desember 2021 - 22:40 WIB
loading...
Rusia Buka Kemungkinan...
Ilustrasi. FOTO/Reuters
A A A
MOSKOW - Ketegangan antara Rusia dengan negara-negara Barat kian meruncing. Bahkan, Rusia mengancam akan menyebarkan rudal nuklir jarak menengah mereka di Eropa. Dalam sebuah wawancara, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, mengatakan kepada kantor berita RIA, bahwa Moskow harus mengambil langkah jika NATO menolak untuk terlibat dalam mencegah eskalasi tersebut.

Komentarnya lebih lanjut memperingatkan bahwa Rusia menuntut keamanan dari Barat, sementara Amerika Serikat (AS) dan sekutunya menarik diri dari apa yang dianggap Moskow sebagai invasi potensial ke Ukraina.

Baca: Putin: Seimbang dalam Senjata Nuklir, Rusia Ungguli AS soal Persenjataan Baru

Pasukan Nuklir Jarak Menengah (INF) di Eropa adalah perjanjian 1987 yang disepakati antara pemimpin Soviet Mikhail Gorbachev dan Presiden AS Ronald Reagan, yang kemudian disambut untuk meredakan ketegangan Perang Dingin secara signifikan. Washington mengakhiri kesepakatan itu pada 2019, setelah mengeluhkan dugaan pelanggaran selama bertahun-tahun oleh Rusia.

Ryabkov mengatakan, ada “tanda-tanda tidak langsung” bahwa NATO sedang mendekati penempatan kembali INF, termasuk pemulihan Komando Artileri ke-56 bulan lalu, yang mengoperasikan rudal Pershing berkemampuan nuklir selama Perang Dingin.

“Kurangnya kemajuan menuju solusi politik dan diplomatik untuk masalah ini akan mengarah pada tanggapan kami terhadap sifat militer dan teknis militer,” kata Ryabkov, seperti dikutip dari Reuters, Senin (13/12/2021).

“Artinya, ini adalah konflik, ini adalah babak berikutnya, dan sumber daya seperti itu akan muncul di pihak kita. Sekarang, kami memiliki moratorium satu sisi. Kami memiliki NATO dan Amerika Serikat. Undang mereka untuk berpartisipasi dalam moratorium ini,“ lanjutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Berita Terkini
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Infografis
9 Rudal Nuklir Pakistan...
9 Rudal Nuklir Pakistan yang Dapat Lenyapkan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved