Lebih dari 7.000 Tentara Bayaran Rusia Masih Bercokol di Libya
Minggu, 12 Desember 2021 - 22:58 WIB
loading...
A
A
A
Rakyat Libya berharap bahwa pemilu mendatang akan berkontribusi untuk mengakhiri konflik bersenjata yang telah melanda negara kaya minyak itu selama bertahun-tahun. Salah satu kandidat yang akan bertarung dalam pemilihan presiden adalah Saif al-Islam Gaddafi, putra mantan pemimpin Libya Muammar Gaddafi.
Baca: Perluas Pengaruh, Turki akan Bangun Pangkalan Logistik di Libya
Ia dikukuhkan kembali sebagai calon presiden (capres) dalam pemilu di negara itu. Dia jadi capres lagi setelah pengadilan di Sebha membatalkan keputusan diskualifikasi oleh Komisi Pemilu. Pengacara Saif, Khaled al-Zaydi, mengonfirmasi bahwa banding kliennya telah diterima dan menyebut keputusan pengadilan "kemenangan untuk keadilan dan kehendak rakyat".
Foto capres Saif al-Islam Gaddafi yang tersenyum telah di-posting di halaman kampanyenya di Twitter, bersama dengan kata-kata puji syukur kepada Tuhan. Video yang menunjukkan para pendukung Saif juga bermunculan di media sosial. “Liberal merayakan kembalinya Dr Saif Al-Islam ke pemilu,” bunyi teks yang terlampir di video tersebut.
Baca: Perluas Pengaruh, Turki akan Bangun Pangkalan Logistik di Libya
Ia dikukuhkan kembali sebagai calon presiden (capres) dalam pemilu di negara itu. Dia jadi capres lagi setelah pengadilan di Sebha membatalkan keputusan diskualifikasi oleh Komisi Pemilu. Pengacara Saif, Khaled al-Zaydi, mengonfirmasi bahwa banding kliennya telah diterima dan menyebut keputusan pengadilan "kemenangan untuk keadilan dan kehendak rakyat".
Foto capres Saif al-Islam Gaddafi yang tersenyum telah di-posting di halaman kampanyenya di Twitter, bersama dengan kata-kata puji syukur kepada Tuhan. Video yang menunjukkan para pendukung Saif juga bermunculan di media sosial. “Liberal merayakan kembalinya Dr Saif Al-Islam ke pemilu,” bunyi teks yang terlampir di video tersebut.
(esn)
Lihat Juga :