Perluas Pengaruh, Turki akan Bangun Pangkalan Logistik di Libya

Minggu, 30 Mei 2021 - 00:01 WIB
loading...
Perluas Pengaruh, Turki...
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kanan) dan PM Pemerintahan Persatuan Nasional Libya Abdul Hamid Dbeibeh di Istana Kepresidenan di Ankara, Turki, 12 April 2021. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Turki sedang bernegosiasi dengan pemerintah Libya mengenai rincian teknis membangun pangkalan logistik di Libya.

Harian Turki Sabah melaporkan hal itu berdasarkan keterangan dari seorang pejabat perdagangan tingkat tinggi Turki. Pembangunan pangkalan itu jelas memperkuat pengaruh Turki di Libya.

“Pangkalan itu diharapkan bermanfaat bagi negara yang dilanda perang serta seluruh kawasan Afrika Utara dengan memainkan peran kunci dalam perdagangan di kawasan itu,” ungkap Murtaza Karanfil, ketua Dewan Bisnis Turki-Libya Dewan Hubungan Ekonomi Luar Negeri (DEİK).

Baca juga: Erdogan Resmikan Masjid Pertama di Taksim Square, Dituduh Ingin 'Islamkan' Turki

"Libya adalah negara alternatif untuk rute ini bagi pasar Afrika. Ini hampir seperti gerbang yang akan langsung menghubungkan perdagangan ke pusat Afrika. Itulah mengapa Turki ingin berinvestasi lebih banyak di negara ini," papar dia.

Baca juga: Bos Pasukan Quds Iran: Orang-orang Israel Harus 'Kembali' ke AS dan Eropa

Pada Desember 2019, pemerintah Libya yang diakui PBB secara resmi meminta bantuan militer Turki dalam menghadapi serangan militer oleh pasukan pemberontak Jenderal Khalifa Haftar yang bersaing mendapatkan kekuasaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komika Turki Ditangkap...
Komika Turki Ditangkap atas Tuduhan Menghina Islam dan Erdogan
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Daud Joseph Mundur dari...
Daud Joseph Mundur dari Dirut PT Pos Indonesia usai Penggabungan BUMN Logistik
Bawa Pikap Ayahnya,...
Bawa Pikap Ayahnya, Bocah 11 Tahun Tabrak Iringan Peziarah dan Tewaskan 8 Orang
Krisis Global Jadi Topik...
Krisis Global Jadi Topik Hangat Simulasi Sidang PBB di Bangkok, Delegasi Indonesia Mendominasi
Rekomendasi
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
KPK Ungkap Asal Usul...
KPK Ungkap Asal Usul Uang Dalam Amplop yang Ditinggal Bupati Kuansing saat Audiensi ke Menhut
Dahsyatnya Bismillah,...
Dahsyatnya Bismillah, Doa Perisai Diri yang Ampuh dari Segala Kejahatan dan Gangguan
Berita Terkini
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved