Protes Olimpiade Beijing, Pelajar Tibet Memborgol Dirinya ke Cincin Olimpiade
Minggu, 12 Desember 2021 - 08:21 WIB
loading...
A
A
A
“Meskipun meningkatnya kritik internasional terhadap IOC dan China, pelanggaran hak asasi manusia rezim China di Tibet, Turkestan Timur dan Hong Kong terus berlanjut,” kata Tenzing Dhokhar, Direktur Kampanye TYAE, salah satu pengunjuk rasa, kepada Reuters yang disitir New York Post, Minggu (12/12/2021).
“Dengan berkolaborasi dengan China, IOC menjadikan dirinya kaki tangan dari kejahatan Partai Komunis China, yang akan dicuci oleh olahraga Olimpiade Beijing,” imbuhnya.
Pemerintahan Biden pada hari Senin mengumumkan bahwa mereka akan melakukan boikot diplomatik terhadap event olah raga multi cabang tersebut, yang berarti tidak ada pejabat AS yang akan menghadiri upacara pembukaan atau penutupan, tetapi para atlet Amerika masih akan diizinkan untuk bertanding.
Baca juga: China Murka AUKUS Boikot Olimpiade Musim Dingin Beijing
Pemerintah China telah mengancam "tindakan balasan yang tegas" jika boikot berlanjut. China juga mencatat bahwa tidak ada pejabat AS yang secara resmi diundang untuk menghadiri Olimpiade.
Polisi mulai memindahkan pengunjuk rasa setelah tiga jam melakukan aksi. Meskipun penyelenggara dan saksi mata Reuters mengatakan aksi protes itu berlangsung damai, IOC mengatakan salah satu penjaga keamanannya terluka.
“Dengan berkolaborasi dengan China, IOC menjadikan dirinya kaki tangan dari kejahatan Partai Komunis China, yang akan dicuci oleh olahraga Olimpiade Beijing,” imbuhnya.
Pemerintahan Biden pada hari Senin mengumumkan bahwa mereka akan melakukan boikot diplomatik terhadap event olah raga multi cabang tersebut, yang berarti tidak ada pejabat AS yang akan menghadiri upacara pembukaan atau penutupan, tetapi para atlet Amerika masih akan diizinkan untuk bertanding.
Baca juga: China Murka AUKUS Boikot Olimpiade Musim Dingin Beijing
Pemerintah China telah mengancam "tindakan balasan yang tegas" jika boikot berlanjut. China juga mencatat bahwa tidak ada pejabat AS yang secara resmi diundang untuk menghadiri Olimpiade.
Polisi mulai memindahkan pengunjuk rasa setelah tiga jam melakukan aksi. Meskipun penyelenggara dan saksi mata Reuters mengatakan aksi protes itu berlangsung damai, IOC mengatakan salah satu penjaga keamanannya terluka.
Lihat Juga :