Ahli Matematika Sarankan Kaisar China Tiduri 121 Wanita dalam 15 Malam

Sabtu, 11 Desember 2021 - 04:01 WIB
loading...
Ahli Matematika Sarankan...
Para wanita menjadi selir untuk kaisar China. Foto/The Story of Yanxi Palace
A A A
BEIJING - Pada masa kekaisaran China , matematika merupakan kunci untuk perhitungan konstruksi Tembok Besar China yang mempunyai panjang ribuan kilometer. Perhitungan matematika juga penting sehingga memainkan peran dalam menjalankan kehidupan di istana kerajaan.

Kalender serta pergerakan planet mempengaruhi keputusan kaisar. Hal ini terlihat sampai ke perencanaan kaisar pada siang hingga malam hari.

Penasihat kekaisaran memberikan sistem untuk memastikan kaisar dapat meniduri banyak perempuan di istananya. Sistem ini berdasarkan pada konsep matematika “geometric progression”.

Baca juga: 3.000 Polisi Turki akan Bantu Amankan Piala Dunia di Qatar

Menurut konsep matematika ini, kaisar harus meniduri 121 wanita dalam kurun waktu 15 malam.

Baca juga: Dianggap Curi Budaya Palestina, Kontestan Miss Universe Tuai Kecaman

Perempuan-perempuan tersebut mencakup seorang permaisuri, 3 pendamping senior, 9 istri, 27 selir serta 81 budak. Jumlah orang dalam setiap kelompok perempuan ini sebanyak tiga kali lipat jumlah orang dalam kelompok sebelumnya.

Baca juga: Israel Pimpin Simulasi Peretasan yang Lumpuhkan Pasar Keuangan Seluruh Dunia

Para ahli matematika memastikan bahwa dalam periode 15 malam, kaisar meniduri semua perempuan di istananya.

Untuk meniduri perempuan tersebut, stamina kaisar perlu dijaga. Malam pertama untuk permaisuri. Malam selanjutnya untuk pendamping senior.

Malam berikutnya untuk istri. Setelah itu, 27 selir dipilih secara bergantian, sembilan orang setiap malamnya. Dalam waktu sembilan malam, 81 budak dibagi menjadi 9 kelompok.

Jadwal ini dibuat guna memastikan kaisar meniduri perempuan kasta tertinggi ketika mendekati bulan purnama, yaitu ketika kekuatan perempuan “yin” berada pada puncak sehingga menyamai kekuatan pria “yang”.

Hal ini bertujuan agak sang Kaisar mendapatkan ahli waris kerajaan yang terbaik.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved