Dianggap Curi Budaya Palestina, Kontestan Miss Universe Tuai Kecaman
Jum'at, 10 Desember 2021 - 19:36 WIB
loading...
Kontestan ajang ratu kecantikan Miss Universe 2021 di Israel dikritik karena dianggap mengambil budaya Palestina tanpa izin. Foto/Middle East Monitor
A
A
A
TEL AVIV - Kontestan ajang ratu kecantikan Miss Universe 2021 di Israel dikritik karena dianggap mengambil budaya Palestina tanpa izin.
Miss Filipina Beatrice Luigi Gomez membuat marah para pengguna media sosial di seluruh dunia setelah memposting foto ia dan para peserta Miss Universe 2021 menyiapkan makanan Palestina dengan pakaian tradisional Palestina di Instagram. Dalam keterangan foto tersebut ia menulikannya dengan #VisitIsrael
Ini terjadi hanya beberapa hari sebelum Gomez berkompetisi dalam Miss Universe edisi ke-70 di kota Eilat, Israel pada 12 Desember mendatang. Pihak penyelenggara di Israel akan mempromosikan negara mereka sebagai tujuan wisata, meskipun para aktivis menyerukan untuk memboikot kontes tersebut atas pelanggaran hak asasi manusia Israel terhadap warga Palestina.
"Penyelenggara Miss Universe di Israel dan kontestan mengambil budaya Palestina...tanpa pengakuan dari ratusan generasi Palestina yang mewariskan identitas budaya ini," kata seorang pengguna Twitter Layth Hanbali dalam menanggapi postingan Gomez.
Baca juga: Polisi Israel Tembak Mati Pemuda Palestina, Liga Arab: Itu Kejahatan Kemanusiaan!
"Tak perlu dikatakan, bahkan tidak ada petunjuk kepada orang-orang Palestina yang identitas budayanya telah ditekan, disangkal dan dicuri oleh Zionisme," lanjut Hanbali seperti dilansir dari Al Araby, Jumat (10/12/2021).
Miss Filipina Beatrice Luigi Gomez membuat marah para pengguna media sosial di seluruh dunia setelah memposting foto ia dan para peserta Miss Universe 2021 menyiapkan makanan Palestina dengan pakaian tradisional Palestina di Instagram. Dalam keterangan foto tersebut ia menulikannya dengan #VisitIsrael
View this post on Instagram
Ini terjadi hanya beberapa hari sebelum Gomez berkompetisi dalam Miss Universe edisi ke-70 di kota Eilat, Israel pada 12 Desember mendatang. Pihak penyelenggara di Israel akan mempromosikan negara mereka sebagai tujuan wisata, meskipun para aktivis menyerukan untuk memboikot kontes tersebut atas pelanggaran hak asasi manusia Israel terhadap warga Palestina.
"Penyelenggara Miss Universe di Israel dan kontestan mengambil budaya Palestina...tanpa pengakuan dari ratusan generasi Palestina yang mewariskan identitas budaya ini," kata seorang pengguna Twitter Layth Hanbali dalam menanggapi postingan Gomez.
Baca juga: Polisi Israel Tembak Mati Pemuda Palestina, Liga Arab: Itu Kejahatan Kemanusiaan!
"Tak perlu dikatakan, bahkan tidak ada petunjuk kepada orang-orang Palestina yang identitas budayanya telah ditekan, disangkal dan dicuri oleh Zionisme," lanjut Hanbali seperti dilansir dari Al Araby, Jumat (10/12/2021).
Lihat Juga :