Anak Muda Selandia Baru Dilarang Merokok Seumur Hidup

Kamis, 09 Desember 2021 - 20:43 WIB
loading...
Anak Muda Selandia Baru...
Selandia Baru berlakukan larangan merokok seumur hidup bagi mereka yang berusia 14 tahun atau lebih muda. Foto/Ilustrasi
A A A
WELLINGTON - Pemerintah Selandia Baru siap menciptakan generasi bebas rokok dengan memberlakukan larangan merokok seumur hidup bagi mereka yang berusia 14 tahun atau lebih muda.

Pemerintah Selandia Baru telah mengumumkan undang-undang anti rokok terbaru dan berencana meloloskannya tahun depan. Di bawah undang-undang baru itu usia minimum untuk membeli rokok akan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Itu berarti, secara teori, setidaknya 65 tahun setelah undang-undang tersebut berlaku, pembeli masih bisa membeli rokok tetapi hanya jika mereka dapat membuktikan bahwa mereka setidaknya berusia 80 tahun.

Dalam praktiknya, para pejabat berharap kebiasaan merokok akan memudar beberapa dekade sebelum itu. Memang, rencana tersebut menetapkan tujuan agar kurang dari 5% orang Selandia Baru merokok pada tahun 2025.

Bagian lain dari rencana tersebut termasuk hanya mengizinkan penjualan produk tembakau dengan kadar nikotin yang sangat rendah dan memangkas jumlah toko yang dapat menjualnya. Perubahan akan dibawa dari waktu ke waktu untuk membantu pengecer menyesuaikan.

Baca juga: Alami Kontraksi, Politisi Selandia Baru Bersepeda ke Rumah Sakit untuk Melahirkan

Karena usia minimum saat ini untuk membeli rokok di Selandia Baru adalah 18 tahun, larangan merokok seumur hidup bagi kaum muda tidak akan berdampak selama beberapa tahun.

Dalam sebuah wawancara dengan The Associated Press, Menteri Kesehatan Asosiasi Selandia Baru Dr. Ayesha Verrall, yang mempelopori rencana tersebut, mengatakan pekerjaannya di sebuah rumah sakit umum di Wellington melibatkan memberi tahu beberapa perokok bahwa mereka menderita kanker.

“Anda bertemu, setiap hari, seseorang menghadapi kesengsaraan yang disebabkan oleh tembakau,” kata Verrall.

“Cara orang mati yang paling mengerikan. Sesak napas, disebabkan oleh tembakau," imbuhnya seperti dilansir dari AP, Kamis (9/12/2021).

Tingkat merokok terus menurun di Selandia Baru selama bertahun-tahun, dengan sekarang hanya sekitar 11% orang dewasa yang merokok dan 9% merokok setiap hari. Rata-rata harian di antara suku Pribumi Maori tetap jauh lebih tinggi yaitu 22%. Di bawah rencana pemerintah, sebuah gugus tugas akan dibentuk untuk membantu mengurangi kebiasaan merokok di kalangan suku Maori.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta Queenstown di...
6 Fakta Queenstown di Selandia Baru yang jadi Kota Persiapan Hadapi Kiamat
Teroris Brenton Tarrant...
Teroris Brenton Tarrant Pembantai 51 Muslim Ajukan Banding dengan Alasan Hukumannya Tak Manusiawi
Deretan Negara-negara...
Deretan Negara-negara yang Pertama Kali Merayakan Tahun Baru 2026
7 Negara yang Akan Buat...
7 Negara yang Akan Buat Orang Jatuh Cinta Lagi pada Dunia
Negara 100% Muslim Ini...
Negara 100% Muslim Ini Berlakukan Larangan Merokok Seumur Hidup untuk Gen Z
4 Negara Tanpa Agama...
4 Negara Tanpa Agama Negara, Salah Satunya Tetangga Indonesia
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Hakim: Kerugian Negara...
Hakim: Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Nadiem Rp1,5 Triliun
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved