AS Pasang Radar Baru di Alaska untuk Deteksi Rudal Balistik Korut

Kamis, 09 Desember 2021 - 06:07 WIB
loading...
A A A
Pernyataan ini datang tak lama setelah AS menandai peluncuran awal radar baru, yang menurut direktur MDA kemungkinan akan beroperasi penuh "kira-kira pada tahun 2023" setelah pengujian dan integrasi sistem. AS mulai membangun radar jarak jauh setelah serangkaian provokasi rudal dari Korea Utara.

Baca: Pejabat AS dan Korsel Cari Cara Tarik Korut Kembali ke Meja Perundingan

Hill mengatakan, LRDR pada akhirnya akan ditingkatkan untuk melacak rudal hipersonik, meskipun fokusnya saat ini adalah untuk mendeteksi ancaman rudal balistik. Namun, radar akan "sangat kuat" dan akan "memilih benda-benda mematikan," sebagai lawan umpan atau benda-benda tidak mematikan dari rudal, seperti booster atau kaleng bahan bakar.

"Jika kita dapat memilih objek mematikan, maka kita akan menembak objek mematikan itu dan bukan pada booster atau beanbags," kata Hill. "Jadi, itulah hal-hal teknis di balik istilah diskriminasi. Ini memilih objek mematikan atau objek mematikan," lanjutnya.

Korut telah mempertahankan moratorium rudal balistik jarak jauh sejak November 2017. Tetapi, Pyongyang melakukan beberapa uji coba rudal jarak pendek tahun ini, termasuk uji peluncuran rudal hipersonik yang diklaim sendiri pada bulan September dan rudal balistik yang diluncurkan kapal selam bulan berikutnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved