Arab Saudi: Warga yang Ditangkap di Prancis Tak Terkait Kasus Khashoggi

Rabu, 08 Desember 2021 - 08:35 WIB
loading...
Arab Saudi: Warga yang...
Jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi. Foto/REUTERS
A A A
RIYADH - Kedutaan Besar (Kedubes) Arab Saudi di Prancis menuntut otoritas Prancis segera membebaskan seorang warga negara Saudi yang ditangkap karena dicurigai terlibat dalam pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi pada 2018.

“Mengacu pada apa yang beredar di media tentang penangkapan seorang warga negara Saudi yang dicurigai dalam kasus Jamal Khashoggi, Kedutaan Besar Arab Saudi di Prancis ingin mengklarifikasi bahwa apa yang beredar tidak benar, dan orang yang ditangkap tidak memiliki apa-apa berkaitan dengan kasus yang bersangkutan,” ungkap Kedutaan Besar Saudi, dilansir Al Arabiya pada Rabu (8/12/2021).

Kedutaan juga menyerukan pembebasan segera warga Saudi yang ditahan.

Baca juga: BREAKING NEWS-Pria Arab Saudi Tersangka Pembunuhan Khashoggi Ditangkap di Prancis

“Kedutaan juga ingin mengonfirmasi pengadilan Saudi telah mengeluarkan vonis terhadap semua orang yang terbukti berpartisipasi dalam kasus Jamal Khashoggi dan mereka saat ini menjalani hukuman yang diberikan,” papar Kedubes Saudi.

Baca juga: Resolusi Senat Larang Penjualan Rudal ke Arab Saudi, Gedung Putih Marah

Sejumlah media pada hari sebelumnya mengutip sumber-sumber Prancis yang mengatakan pihak berwenang Prancis menahan seorang warga negara Saudi di satu bandara di Paris sebelum dia akan naik pesawat ke Riyadh.

Khashoggi adalah seorang jurnalis Saudi yang terbunuh di konsulat Saudi di Istanbul pada 2018.

Pengadilan Arab Saudi pada Desember 2019 menjatuhkan hukuman mati kepada lima orang atas pembunuhan Khashoggi, dan tiga orang lainnya dijatuhi hukuman total 24 tahun penjara.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
Sejarah, Timnas Indonesia...
Sejarah, Timnas Indonesia Sukses Curi Poin di Kandang Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved