Menhan Ukraina: Akan Ada Pembantaian Berdarah Jika Rusia Menyerang
Selasa, 07 Desember 2021 - 23:09 WIB
loading...
A
A
A
Kekuatan Barat telah berulang kali mendesak Rusia agar tidak melakukan tindakan agresif lebih lanjut terhadap Ukraina.
Kremlin membantah bahwa pihaknya berencana untuk menyerang dan berpendapat bahwa dukungan NATO untuk Ukraina - termasuk peningkatan pasokan senjata dan pelatihan militer - merupakan ancaman yang berkembang di sisi barat Rusia.
Mengenai motif Kremlin, Reznikov mengatakan bahwa dia yakin serangan pedang Rusia ditujukan untuk menyebarkan ketakutan dan kerusuhan di Ukraina, serta untuk mencegah Ukraina mendekati keanggotaan NATO dan Uni Eropa.
Baca juga: Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Kremlin menuntut komitmen hukum bahwa NATO tidak akan memperluas ke timur untuk memasukkan Ukraina dan infrastruktur militernya, seperti sistem rudal, tidak akan dibangun di negara itu.
“Jika kita berbagi atau menyebarkan kepanikan di negara kita dan di dalam masyarakat kita, itu akan menjadi hadiah bagi Kremlin, karena mereka mencoba melakukan itu. Karena pengumpulan pasukan mereka di sepanjang perbatasan kita, itu adalah tujuan utama mereka untuk membuat proses destabilisasi di dalam negara kita, untuk menghentikan kita di jalan kita," tuturnya.
"Tapi kita pergi ke sekutu NATO, kita akan ke Uni Eropa," tegasnya.
Kremlin membantah bahwa pihaknya berencana untuk menyerang dan berpendapat bahwa dukungan NATO untuk Ukraina - termasuk peningkatan pasokan senjata dan pelatihan militer - merupakan ancaman yang berkembang di sisi barat Rusia.
Mengenai motif Kremlin, Reznikov mengatakan bahwa dia yakin serangan pedang Rusia ditujukan untuk menyebarkan ketakutan dan kerusuhan di Ukraina, serta untuk mencegah Ukraina mendekati keanggotaan NATO dan Uni Eropa.
Baca juga: Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Kremlin menuntut komitmen hukum bahwa NATO tidak akan memperluas ke timur untuk memasukkan Ukraina dan infrastruktur militernya, seperti sistem rudal, tidak akan dibangun di negara itu.
“Jika kita berbagi atau menyebarkan kepanikan di negara kita dan di dalam masyarakat kita, itu akan menjadi hadiah bagi Kremlin, karena mereka mencoba melakukan itu. Karena pengumpulan pasukan mereka di sepanjang perbatasan kita, itu adalah tujuan utama mereka untuk membuat proses destabilisasi di dalam negara kita, untuk menghentikan kita di jalan kita," tuturnya.
"Tapi kita pergi ke sekutu NATO, kita akan ke Uni Eropa," tegasnya.
(ian)
Lihat Juga :