Menhan Ukraina: Akan Ada Pembantaian Berdarah Jika Rusia Menyerang

Selasa, 07 Desember 2021 - 23:09 WIB
loading...
A A A
Reznikov mengatakan kepada CNN bahwa Ukraina menilai bahwa Rusia saat ini memiliki 95 ribu tentara dalam jarak serang dari Ukraina. Dia juga menambahkan bahwa, karena kekuatan pasukan Ukraina dalam pertempuran, perkiraan AS saat ini bahwa Rusia dapat mengumpulkan 175 ribu tentara untuk menyerang Ukraina adalah perkiraan yang terlalu rendah.

"Jadi, kami memiliki 250 ribu pejabat...anggota tentara kami. Ditambah, saya katakan 400.000 veteran dan 200.000 cadangan. 175.000 tidak cukup untuk pergi ke Ukraina," ujar Reznikov.

Reznikov menekankan bahwa invasi Rusia - jika itu terjadi - akan memiliki konsekuensi bencana bagi seluruh benua Eropa, dengan perkiraan 4 hingga 5 juta orang Ukraina mungkin perlu mencari perlindungan di Eropa. Reznikov juga menggarisbawahi bahwa Ukraina adalah pemasok utama makanan ke Eropa dan Afrika, pasokan yang katanya akan terganggu.

Menteri Ukraian itu mengatakan bahwa tentara Kiev telah mengirim permintaan untuk bantuan peralatan militer lebih lanjut dari sekutunya, termasuk dukungan material dan pelatihan untuk angkatan udara dan angkatan lautnya.

Baca juga: Bahas Ukraina, Biden dan Putin Berencana Lakukan Konferensi Video

"Kami tidak membutuhkan pasukan, karena saya pikir tidak adil tentara Amerika akan mati di Ukraina. Tidak, kami tidak membutuhkannya," tambah Reznikov.

Ukraina telah memperingatkan selama berminggu-minggu bahwa Rusia sedang mencoba untuk mengacaukan negara itu sebelum invasi militer yang direncanakan, dengan NATO menunjukkan bahwa gerakan Rusia di dekat perbatasan tidak biasa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Bawa Pikap Ayahnya,...
Bawa Pikap Ayahnya, Bocah 11 Tahun Tabrak Iringan Peziarah dan Tewaskan 8 Orang
Trump Tuduh China Ingin...
Trump Tuduh China Ingin Kuasai Terusan Panama: Tak Akan Terjadi!
Rekomendasi
Tak Sekadar Fashion,...
Tak Sekadar Fashion, Kacamata Hitam Bisa Lindungi Mata dari Penyakit Ini
Spanyol Gunduli Austria,...
Spanyol Gunduli Austria, Mikel Oyarzabal Cetak Brace
Bintang Senegal Boikot...
Bintang Senegal Boikot Timnas Usai Tersingkir Dramatis di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved