Kuwait Larang Masuk Kapal yang Bawa Barang ke dan dari Israel

Senin, 06 Desember 2021 - 14:23 WIB
loading...
Kuwait Larang Masuk...
Kuwait melarang kapal-kapal pembawa barang ke dan dari Israel melewati peraian teritorialnya. Foto/Burak Akay/Anadolu Agency
A A A
KUWAIT CITY - Pemerintah Kuwait mengeluarkan dekrit yang melarang masuknya kapal komersial yang membawa barang ke dan dari Israel dari perairan teritorialnya.

Menteri Pekerjaan Umum yang juga Menteri Negara Komunikasi dan Informatika Rana Al-Faris mengumumkan larangan tersebut kemarin.

"Larangan tersebut mencakup semua kapal yang datang dari pelabuhan lain untuk membongkar sebagian kargo mereka di pelabuhan Kuwait setiap kali mereka membawa barang yang diatur dalam larangan, dengan tujuan mengirimkannya ke dan dari Israel," tulis surat kabar pemerintah, Al-Anba, mengutip dekrit pemerintah, Minggu (5/12/2021).

Baca juga: Riset: Indo-Pasifik Berisiko Perang, Indonesia Masuk 9 Besar Terkuat

Langkah itu mengikuti undang-undang baru yang disahkan oleh Parlemen Kuwait pada bulan Mei, yang melarang warga negara Kuwait dan penduduk ekspatriat mengunjungi Israel dan melarang ekspresi dukungan untuk Israel.

Pada bulan yang sama, Duta Besar Ceko untuk Kuwait, Martin Dvorak dipanggil setelah menyatakan dukungan online untuk Israel saat militer Zionis melakukan serangan udara di Gaza, Palestina. Dia kemudian mengeluarkan permintaan maaf atas postingan tersebut.

Kuwait mempertahankan sikap yang konsisten dalam menentang normalisasi hubungan dengan Israel.

Tahun lalu setelah Perjanjian Abraham ditandatangani antara Israel dan negara-negara Teluk; Uni Emirat Arab dan Bahrain, 37 anggota Parlemen Kuwait mendesak pemerintah mereka untuk mengutuk langkah tersebut.

Kemarin, Hisham Qasim, juru bicara Hamas di Gaza menyambut baik undang-undang baru Kuwait."Yang merupakan penerapan kebijakan Kuwait yang berusaha mendukung Palestina dan tujuannya yang adil," katanya dalam sebuah pernyataan.

Dia juga meminta negara-negara lain untuk mengikuti pendekatan yang sama seperti Kuwait dengan membatasi perdagangan Israel dan lalu lintas maritimnya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved