Tuntut Rasisme Diakhiri, Ribuan Warga AS Ingin Jadi Bagian dari Sejarah

Senin, 08 Juni 2020 - 06:55 WIB
loading...
A A A
Wali Kota Washington Muriel Bowser, kritikus Trump, juga terlihat dalam aksi demonstrasi yang diramaikan dengan nyanyian Sweet Caroline oleh Neil Diamond dan Alright oleh Kendrick Lamar. Dia justru seperti menyambut para demonstran. “Demonstrasi ini mengirimkan pesan kepada Presiden Donald Trump,” ucapnya.

Demonstrasi itu juga dihadiri banyak keluarga dan orang yang membawa plakat bertuliskan, “Beri makan”. Jumlah polisi yang mengawal aksi di Gedung Putih relatif sedikit dibandingkan awal pekan lalu. Mereka juga tidak terlalu agresif serta menggunakan seragam polisi biasa. Aksi itu berbeda ketika aparat penegak hukum federal menembakkan gas air mata kepada para demonstran di Gedung Putih.

“Jika dia (Trump) mengambil alih Washington, dia bisa datang ke negara bagian mana pun. Tapi, tidak dari kita yang akan selamat,” kata Bowser. “Tentara kita seharusnya tidak diperlakukan seperti itu. Mereka seharusnya tidak diperintah mengusir rakyat Amerika,” ujarnya. Bowser telah meminta semua pasukan penegak hukum federal dan tentara Garda Nasional untuk ditarik dari Washington. “Kita tidak memerlukan mereka,” ungkapnya.

Sinyal penurunan ketegangan ditunjukkan Mayor Jenderal William Walker, komandan Garda Nasional Washington, yang menarik 4.000 prajurit dari kota-kota di 11 negara bagian di Gedung Putih. “Mereka akan ditarik pada Senin (hari ini),” katanya. Itu menjadi upaya militer untuk mengabaikan perintah Presiden AS Donald Trump untuk membubarkan aksi demonstrasi.

Di New York, kerumunan para demonstran melintasi Brooklyn Bridge menuju Manhattan dan Broadway. Ribuan warga lainnya berkumpul di Harlem di dekat Central Park menuju Washington Square Park. Parahnya, banyak demonstran masih menggelar aksi di atas jam 8 malam saat jam malam diberlakukan.

“Dengarkan, kita adalah demonstran damai. Tidak ada alasan kita ditangkap karena beraksi dengan damai,” kata Paris, pemimpin aksi, dilansir CNN. “Kamu lihat tidak ada penjarahan. Kamu lihat tidak ada kerusuhan. Ketika mereka memberlakukan jam malam, mereka berusaha mengontrol kita. Mereka tidak memiliki hak mengontrol kita,” ucapnya. Paris juga meminta para pengunjuk rasa lainnya agar tetap damai. “Bersatu, rakyat tidak akan terkalahkan,” ujarnya. (Baca juga: Trump Minta 10 ibu Pasukan Ditempatkan di Washington)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Harga Pangan Naik saat...
Harga Pangan Naik saat Sekolah Dimulai dan MBG Bergulir Lagi, Ekonom: Sinyal Positif bagi Ekonomi Rakyat
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
Berita Terkini
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved