Tuntut Rasisme Diakhiri, Ribuan Warga AS Ingin Jadi Bagian dari Sejarah

Senin, 08 Juni 2020 - 06:55 WIB
loading...
A A A
Di Philadelphia, para demonstran beraksi di Philadelphia Art Museum. “Tidak ada keadilan, tidak ada perdamaian,” teriak para demonstran. Sebagian demonstran beraksi menuju Benjamin Franklin Parkway, melalui John F Kennedy Plaza dan Philadelphia City Hall.

Yang mengejutkan adalah sekitar 200 orang demonstrasi Black Lives Matter di dekat Vidor, Texas, yang dikenal berafiliasi dengan Ku Klux Klan, kelompok supremasi kulit putih.

Rasisme memang telah mendarah daging di AS, mulai dari pemerintahan, tindakan brutal polisi, hingga perawatan kesehatan. Warga kulit hitam yang dipenjara di AS lima kali lebih banyak dibandingkan orang kulit putih. Masyarakat keturunan Afrika lebih sering dijatuhi hukuman narkoba sebanyak enam kali lipat dibandingkan orang kulit putih, padahal tingkat penggunaan narkoba antara kedua ras itu sama. (Baca juga: Dorong Lansia, Dua Polisi AS Didakwa Lakukan Penyerangan)

National Association for the Advancement of Colored People (NAACP) melaporkan, ibu kulit hitam dua kali lipat mengalami kematian dibandingkan perempuan kulit putih yang melaporkan. Sistem rasisme juga sangat kental dalam sistem sekolah, pembelian properti, dan sumber daya publik lainnya. Pusat Penelitian Pew pada 2019 menyatakan, lebih dari delapan dari 10 orang kulit hitam mengatakan legasi perbudakan berdampak pada posisi AS saat ini. Separuh dari responden menyatakan AS tidak akan mewujudkan kesetaraan rasial. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved