Hanya Akui Nama Islamnya Saja, 129 Negara Abaikan Temple Mount untuk Yahudi

Jum'at, 03 Desember 2021 - 16:32 WIB
loading...
A A A
“Kami tidak akan pernah menerima untuk terus hidup di bawah pendudukan dalam sistem apartheid; kami berhak mendapatkan kebebasan dan martabat di tanah air kami,” kata Mansour.

Duta Besar Israel untuk PBB Gilad Erdan menuduh Palestina berusaha menghapus sejarah Yahudi.

“Kemunafikan dari resolusi ini benar-benar keterlaluan. Sebuah resolusi tentang Yerusalem yang tidak mengacu pada akar Yahudi kuno bukanlah kesalahan bodoh, tetapi upaya untuk mendistorsi dan menulis ulang sejarah!” seru Erdan dalam pidatonya di UNGA sebelum pemungutan suara.

Dia menggambarkan betapa pentingnya Yerusalem bagi perayaan keagamaan Yahudi.

“Pada setiap upacara pernikahan Yahudi, pasangan yang baru menikah berdiri di bawah kanopi pernikahan dan berjanji untuk tidak pernah melupakan hubungan Yahudi mereka yang mendalam dengan Yerusalem: ‘Jika saya melupakan Anda, hai Yerusalem, semoga tangan kanan saya kehilangan keahliannya',” kata Erdan.

Pemungutan suara berlangsung pada hari Rabu lalu yang bertepatan dengan hari keempat festival Hanukkah, di mana orang-orang Yahudi di seluruh dunia merayakan kemenangan para pejuang Makabe atas orang-orang Yunani dan reklamasi mereka atas Kuil Yahudi kuno pada tahun 164 SM.

Resolusi Yerusalem adalah salah satu dari tiga teks tentang Israel yang disetujui oleh UNGA.

Majelis Umum PBB memberikan suara 148:9, dengan 14 abstain, pada resolusi lain yang disebut Penyelesaian Damai Pertanyaan Palestina, yang menuntut agar Israel mundur ke garis pra-1967 dan bahwa masyarakat internasional menolak untuk "memberikan bantuan" untuk kegiatan pemukiman. Resolusi itu juga menyerukan konferensi perdamaian internasional di Moskow.

Negara-negara yang menentang teks tersebut adalah Australia, Kanada, Hongaria, Israel, Kepulauan Marshall, Mikronesia, Nauru, Palau, dan Amerika Serikat.

Resolusi ketiga, menyetujui 94:8 dengan 69 abstain, menyerukan Israel untuk mundur dari Golan. Mereka yang menentangnya adalah Australia, Kanada, Israel, Kepulauan Marshall, Mikronesia, Palau, Inggris, dan Amerika Serikat.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved