Hanya Akui Nama Islamnya Saja, 129 Negara Abaikan Temple Mount untuk Yahudi

Jum'at, 03 Desember 2021 - 16:32 WIB
loading...
A A A
Seorang utusan Inggris mengatakan: "Resolusi yang diadopsi hari ini mengacu pada tempat-tempat suci di Yerusalem dalam istilah Islam murni tanpa mengakui terminologi Yahudi Temple Mount."

“Inggris telah menjelaskan selama bertahun-tahun bahwa kami tidak setuju dengan pendekatan ini—dan sementara kami menyambut baik penghapusan sebagian besar referensi ini, kami kecewa karena kami tidak dapat menemukan solusi untuk referensi akhir,” kata utusan itu, seperti dikutip Jerusalem Post, Jumat (3/12/2021).

"Oleh karena itu Inggris telah memindahkan suara kami hari ini dari 'ya' menjadi 'abstain'. Jika referensi yang tidak seimbang telah dihapus, Inggris akan siap dan bersedia untuk memilih 'ya'," katanya.

“Ini tidak boleh disalahpahami sebagai cerminan dari perubahan kebijakan Inggris terhadap Yerusalem. Sebaliknya, ini adalah sinyal penting dari komitmen kami untuk mengakui sejarah Yerusalem kepada tiga agama monoteistik.”

Uni Eropa mengambil sikap tengah, menyambut amandemen yang dibuat oleh PA dan kelompok-kelompok Arab untuk mengurangi jumlah tahunan sekitar 20 resolusi tentang Israel yang mereka ajukan ke UNGA untuk disetujui.

“Uni Eropa menegaskan kembali bahwa kapanpun mengacu pada Temple Mount/al-Haram al-Sharif dalam resolusi Yerusalem, kedua istilah, yaitu Temple Mount dan al-Haram al-Sharif harus digunakan,” kata seorang perwakilan Uni Eropa.

Hal yang sama, katanya, berlaku untuk setiap teks yang berkaitan dengan Yerusalem.

“Uni Eropa menyerukan kepada semua pihak untuk tidak menyangkal ikatan sejarah agama-agama lain dengan kota Yerusalem dan tempat-tempat sucinya, dengan demikian mencoba mendelegitimasi sejarah mereka,” kata utusan itu.

Terlepas dari kata-katanya, cukup banyak negara anggota UE yang menyetujui teks tersebut, termasuk Belgia, Prancis, Spanyol, dan Italia.

Duta Besar Palestina untuk PBB Riyad Mansour berterima kasih kepada mereka yang mendukung teks Resolusi Yerusalem."Ini adalah resolusi yang tepat dan diperlukan untuk memberikan harapan dan dukungan kepada orang-orang kami," katanya.

"Ini mendorong kembali upaya untuk mengubah konflik Israel-Palestina menjadi konfrontasi agama," kata Mansour, menambahkan bahwa itu bergantung pada bahasa di Yerusalem yang telah disetujui dalam resolusi Dewan Keamanan PBB.

Dia meminta PBB untuk menerima Palestina sebagai negara anggota dan meminta pertanggungjawaban Israel atas penolakannya untuk mundur ke garis pra-1967, sehingga resolusi dua negara untuk konflik dapat dilaksanakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
Pelatih Spanyol Kutuk...
Pelatih Spanyol Kutuk Ulah Pemain Argentina di Piala Dunia 2026
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
Berita Terkini
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved