Nissan Ikut-ikutan Buat Kendaraan Penjelajah Bulan, Ungkap Teknologi Terbaru

Kamis, 02 Desember 2021 - 21:01 WIB
loading...
Nissan Ikut-ikutan Buat...
Kendaraan penjelajah bulan rancangan Nissan dan Japan Aerospace Exploration Agency. Foto/youtube/nissan
A A A
TOKYO - Pabrikan mobil Jepang, Nissan, pada Kamis (2/12/2021) memperkenalkan prototipe kendaraan penjelajah bulan yang menerapkan teknologi terbaru. Kendaraan itu dikembangkan bersama Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA).

“Dalam penelitian bersama JAXA, Nissan mengembangkan teknologi e-4ORCE untuk meningkatkan kinerjanya di medan berpasir dan kondisi keras lainnya,” papar pernyataan Nissan.

Nissan menjelaskan, “Saat mobil dikendarai di pasir, rodanya sering berputar tergelincir dan terperosok masuk, menghambat gerakan maju. Keterampilan mengemudi tingkat tinggi diperlukan untuk menghindari terjebak (pasir).”

Baca juga: Belarusia Ingin Pasang S-400 Rusia, Alasannya Mengejutkan

“Untuk memenuhi kebutuhan ini, Nissan telah mengembangkan kontrol tenaga penggerak yang meminimalkan jumlah putaran roda sesuai dengan kondisi permukaan," ungkap pernyataan perusahaan.

Baca juga: Senjata Buatan Yahudi, Terbukti Handal di Medan Perang

Fitur e-4ORCE adalah teknologi kontrol semua roda yang digunakan di semua crossover listrik Ariya oleh Nissan.

Baca juga: Ini Sebab Raja dan Pangeran Saudi Tak Masuk Daftar Orang Terkaya Dunia Versi Forbes

“Penjelajah bulan ini dirancang untuk melintasi medan bulan yang berlumpur, berbatu, dan bergelombang serta menjadi hemat energi. Teknologi e-4ORCE adalah untuk meningkatkan kapasitasnya dan meminimalkan jumlah putaran roda sesuai kondisi permukaan," ungkap Nissan.

Pembangunan kendaraan penjelajah bulan tersebut sudah berlangsung sejak 2020.

Pada Senin, produsen mobil itu meluncurkan rencana "Nissan Ambition 2030" untuk menguasai setengah pasar dari semua jajaran kendaraan listrik global pada 2030.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Iran Tawarkan Kembali...
Iran Tawarkan Kembali Ekspor Minyak ke Jepang setelah Vakum sejak 2019
Majelis Ulama Senior...
Majelis Ulama Senior Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump dan Netanyahu
Krisis Global Jadi Topik...
Krisis Global Jadi Topik Hangat Simulasi Sidang PBB di Bangkok, Delegasi Indonesia Mendominasi
Rekomendasi
2 Brigjen Naik Jadi...
2 Brigjen Naik Jadi Irjen Pol usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Nama dan Profilnya
BMKG: 48,9% Wilayah...
BMKG: 48,9% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncaknya Juli-September 2026
Argentina Dipaksa Cape...
Argentina Dipaksa Cape Verde Main 120 Menit
Berita Terkini
Akankah Pemimpin Tertinggi...
Akankah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Hadiri Pemakaman Ayahnya?
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Iran dan Oman Selesaikan...
Iran dan Oman Selesaikan Kesepakatan Hormuz, Tanpa Peran AS pada Masa Depan Selat
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Infografis
Eksperimen Terbaru NASA,...
Eksperimen Terbaru NASA, Mencoba Bercocok Tanam di Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved