Muncul Ancaman Bom, Malaysia Airlines Lakukan Pendaratan Darurat di Dhaka

Kamis, 02 Desember 2021 - 05:00 WIB
loading...
Muncul Ancaman Bom, Malaysia Airlines Lakukan Pendaratan Darurat di Dhaka
Ilustrasi. FOTO/Reuters
A A A
DHAKA - Sebuah penerbangan Malaysian Airlines terpaksa melakukan pendaratan darurat di ibu kota Bangladesh , Dhaka, pada Rabu (1/12/2021) malam waktu setempat. Pendaratan darurat dilakukan setelah adanya ancaman bom pada penerbangan itu, menurut sumber resmi.

“Karena dicurigai ada bom di dalam pesawat, pesawat mendarat di Bandara Internasional Hazrat Shahjalal di Dhaka untuk keadaan darurat dan kami dapat segera mengevakuasi 135 penumpang,” kata polisi bandara, Ziaul Haq kepada Anadolu Agency melalui telepon.

Baca: Pengadilan Belanda Lacak Rudal BUK yang Jatuhkan Malaysia Airlines MH17

Menurutnya, penegak hukum dan otoritas terkait lainnya di bandara tersebut menggeledah seluruh penerbangan dan bagasi penumpang untuk mendeteksi elemen yang mengancam.

"Kami telah menggeledah semuanya beberapa kali dan tidak menemukan bahan peledak atau bahan berbahaya lainnya," lanjut Haq. Ia juga menambahkan bahwa mereka baru saja menemukan satu barang mencurigakan, tetapi ternyata setelah dibuka, barang tersebut bukan sesuatu yang "berbahaya".

Langkah-langkah keamanan telah ditingkatkan di dalam dan di sekitar bandara internasional utama negara Asia Selatan setelah insiden itu. Haq mengatakan, penerbangan akan dilanjutkan setelah pencarian selesai, dan sampai saat itu semua penumpang akan ditahan di terminal bandara.



Baca: Riset Baru: Malaysia Airlines MH370 Tinggalkan 'Jejak Palsu' sebelum Lenyap

Menurut sumber bandara, penerbangan MH196 meninggalkan Kuala Lumpur, sementara tujuannya belum diketahui. Beberapa tahun silam, dua penerbangan Malaysia Airlines sempat menyita perhatian dunia karena berakhir dengan tragedi.

Pada Maret 2014, perbangan Malaysia Airllines dengan kode MH 370 menghilang dari radar. Pesawat yang lepas landas dari Kuala Lumpur memiliki tujuan Beijing, China. Namun dalam perjalanan, pesawat itu hilang kontak dan tak diketahui keberadaannya hingga kini, meski telah dilakukan pencarian besar-besaran.

Masih di tahun yang sama, tepatnya di bulan Juli, sebuah pesawat Malaysia Airlines kembali mengalami tragedi. Penerbangan dengan kode MH17 itu berangkat dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur. Di dekat perbatasan Ukraina timur dengan Rusia, pesawat itu jatuh dan menewaskan seluruh penumpang serta kru pesawat. Diduga, pesawat itu jatuh akibat tembakan rudal.
(esn)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1207 seconds (10.177#12.26)