Warga Korsel Sangat Stres, Rela Bayar untuk Duduk Bengong di Ruang Kosong

Rabu, 01 Desember 2021 - 13:13 WIB
loading...
Warga Korsel Sangat...
Cafe The Green Lab menyasar pelanggan yang ingin duduk bengong tanpa melakukan apapun di ruang hening. Foto/Green Lab/Facebook
A A A
SEOUL - Beberapa warga Korea Selatan (Korsel) sangat stres. Mereka rela membayar mahal untuk mengunjungi ruang kosong dan tidak melakukan apa-apa.

Tren yang sedang berkembang itu dilaporkan Michelle Lee dari The Washington Post, yang melihat ke ruang-ruang di Seoul tempat warga Korsel rela membayar untuk bisa melepas stres. Namun, bukannya menjelajah ke alam bebas, warga Seoul memilih mendatangi ruangan kosong bersuhu dingin.

The Green Lab, kafe di dekat Hutan Seoul, memungkinkan para pelanggan untuk memesan slot waktu di ruang kafe yang tenang.

Baca juga: Elon Musk Ungkap SpaceX Terancam Bangkrut, Ternyata Ini Sebabnya

Di dalam ruangan ini, yang menghadap ke hijaunya Hutan Seoul, pelanggan harus memasang ponsel mereka dalam mode senyap dan menahan diri untuk tidak berbicara apapun.

Baca juga: AS Akui Berlomba dengan China Bangun Senjata Hipersonik Paling Mematikan

"Sangat sulit menemukan ruang di masyarakat Korea di mana tidak boleh melakukan apa-apa," papar karyawan Green Lab, Bae Hyun, kepada The Post.

Baca juga: Ratu Elizabeth II Masih Tenggak Alkohol Tiap Hari, Ini Minuman Kesukaannya

Dia menambahkan, "Orang-orang tampaknya menemukan lebih banyak minat dalam hal ini, meskipun saya pikir itu akan memakan waktu lebih lama untuk menjadi populer secara luas."

Tempat lain di Seoul untuk menjauh dari keramaian orang dan mengosongkan pikiran adalah bioskop, yang menjalankan fitur khusus untuk melayani mereka yang menginginkan pengalaman damai.

Menurut The Post, bioskop Megabox Seoul bulan ini menjual tiket seharga USD6 (Rp86.000) untuk menonton "Flight", film yang merupakan simulasi perjalanan pesawat selama 40 menit.

Film tersebut, yang diiklankan dengan tagline "Beristirahatlah sejenak melalui awan yang halus" adalah sekuel dari film lain tentang zona luar, "Fire Mung," yang hanya berupa video berdurasi 31 menit dari api yang menyala.

Korea Selatan dikenal dengan gaya hidupnya yang serba cepat, di mana kenyataan pahit dari utang yang menumpuk dan rumah yang harganya tidak lagi terjangkau telah berdampak buruk, terutama di kalangan milenial Seoul.

The Korea Herald baru-baru ini melaporkan hasil survei terhadap 1.016 warga Korea Selatan, yang menemukan 70% responden mengaku merasa stres.

Dalam survei yang sama, 46,5% responden jajak pendapat berusia dua puluhan tahun melaporkan merasa tertekan.

Dengan permintaan akan ruang bersantai ini, tempat-tempat khusus untuk duduk dan bersantai juga bermunculan di luar Seoul.

Kafe Pulau Jeju, Goyose, menawarkan ruang khusus reservasi bagi orang-orang untuk mendapatkan waktu me-time.

Demikian pula, Mung Hit, kafe di pesisir Pulau Ganghwa Korea Selatan, telah menetapkan area sunyi bagi pelanggan untuk melepas lelah dan bersantai.

Manajer Mung Hit Ji Ok-jung mengatakan kepada The Post bahwa gagasan "memukul biji (mung)" berarti mengosongkan pikiran dan hati seseorang untuk memberi ruang bagi pemikiran baru.

"Ini adalah tempat di mana orang dapat menyembuhkan diri mereka sendiri. Itu adalah sesuatu yang hanya dapat Anda lakukan untuk diri Anda sendiri, bukan sesuatu yang dapat dilakukan orang lain untuk Anda, dan kami ingin memfasilitasi itu untuk semua orang yang lelah dengan tuntutan kehidupan modern," ujar Ji kepada The Post.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved