Dubes Rusia Anggap AS Usir Para Diplomat Kremlin Secara De Facto
Selasa, 30 November 2021 - 18:57 WIB
loading...
A
A
A
“Mengenai misi diplomatik lainnya, ada masa tinggal lima tahun di AS. Pernyataan bahwa kepergian 55 diplomat Rusia tidak dapat dianggap sebagai pengusiran juga tidak dapat dikritik. Jelas ditunjukkan kepada kami bahwa dalam kasus penolakan untuk memenuhi persyaratan ini, Rusia akan kehilangan kekebalan dan hak istimewa diplomatik lainnya. Jadi, pembicaraan sebenarnya tentang pengusiran," ungkap Dubes Rusia itu.
"Kami menyerukan Washington untuk kembali ke kewajiban internasional mengenai properti diplomatik dan praktik normal operasi misi diplomatik. Proposal kami tetap di meja perundingan," ujar Antonov.
Dia menambahkan Rusia mendukung dialog yang jujur dan saling menghormati tentang semua masalah visa.
“Kami yakin jika ada niat baik, semua masalah bisa diselesaikan dengan cukup cepat,” papar Antonov.
"Kami menyerukan Washington untuk kembali ke kewajiban internasional mengenai properti diplomatik dan praktik normal operasi misi diplomatik. Proposal kami tetap di meja perundingan," ujar Antonov.
Dia menambahkan Rusia mendukung dialog yang jujur dan saling menghormati tentang semua masalah visa.
“Kami yakin jika ada niat baik, semua masalah bisa diselesaikan dengan cukup cepat,” papar Antonov.
(sya)
Lihat Juga :