Copot Ratu Elizabeth II, Barbados Bersiap Jadi Republik

Selasa, 30 November 2021 - 07:24 WIB
loading...
A A A
Penjajah Inggris mengirim budak Afrika yang ditangkap untuk bekerja di ladang tebu pulau itu dan Barbados menjadi fokus perdagangan budak transatlantik yang brutal. Populasi saat ini di bawah 300.000 sebagian besar adalah keturunan Afrika.

Perayaan elegan Senin petang datang pada saat Barbados berjuang melawan inflasi karena gangguan rantai pasokan yang menaikkan harga di negara yang harus mengimpor sebagian besar barang.
Industri pariwisatanya, bagian penting dari ekonomi, masih belum pulih dari pembatasan perjalanan terkait pandemi COVID-19.

Beberapa penduduk mengakui bahwa mereka tidak yakin apa arti transisi ke republik atau mengapa itu penting. Orang lain lebih suka untuk tidak berubah.

“Mereka harus membiarkan Ratu Elizabeth—biarkan dia sebagai bos. Saya tidak mengerti mengapa kita perlu menjadi republik,” kata Sean Williams (45), berdiri di bawah bayang-bayang monumen kemerdekaan.

Terakhir kali ratu digulingkan sebagai kepala negara adalah pada tahun 1992 ketika Mauritius, sebuah pulau di Samudra Hindia, memproklamirkan dirinya sebagai republik.

Pergeseran tersebut dapat memicu diskusi tentang proposal serupa di bekas koloni Inggris lainnya yang memiliki Ratu Elizabeth sebagai penguasa mereka, yang meliputi Jamaika, Australia, dan Kanada.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Bukan Pelajaran, Ini...
Bukan Pelajaran, Ini Tantangan Terbesar Pangeran George di Sekolah Baru
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Perang Makin Sengit,...
Perang Makin Sengit, Iran Siapkan Kemungkinan Perang Darat Lawan AS
Rekomendasi
Lewat Buku, Saddam Permana...
Lewat Buku, Saddam Permana Bongkar Kisah Masa Lalunya
Pernah Didiagnosis Depresi...
Pernah Didiagnosis Depresi Mayor, Saddam Permana Ceritakan Titik Terendah Hidupnya
Baper dan Penuh Twist!...
Baper dan Penuh Twist! Bring Back My Heart Jadi Microdrama yang Wajib Ditonton di V+Short
Berita Terkini
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved