Kremlin: Rusia Negara Damai, Tidak Berencana Serang Siapapun

Selasa, 30 November 2021 - 01:02 WIB
loading...
Kremlin: Rusia Negara Damai, Tidak Berencana Serang Siapapun
Ilustrasi. FOTO/Reuters
A A A
MOSKOW - Tuduhan bahwa Rusia berencana untuk menyerang siapa pun sama sekali tidak berdasar. Demikian diungkapkan Sekretaris Pers Presiden Rusia, Dmitry Peskov kepada kantor berita TASS, Senin (29/11/2021).

"Tuduhan bahwa Rusia berencana untuk menyerang siapa pun dan menegur bahwa itu berperilaku agresif sama sekali tidak berdasar dan salah," kata Peskov.

Baca: Rusia Kembangkan Batu Mata-mata ala James Bond yang Pernah Digunakan MI6

Pernyataan itu dilontarkan Peskov ketika diminta untuk mengomentari pernyataan Presiden Ukraina, Vladimir Zelensky bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin "harus mengatakan secara terbuka" bahwa Rusia tidak memiliki berencana menyerang Ukraina.

"Rusia tidak pernah merencanakan, tidak sedang berencana dan tidak akan pernah merencanakan untuk menyerang siapa pun," tegasnya. "Rusia adalah negara yang damai, yang tertarik pada hubungan baik dengan tetangganya," tandas Peskov.

Menurut Peskov, tuduhan tentang rencana agresif Rusia mungkin dimaksudkan untuk menyamarkan persiapan untuk skenario kekuatan di Donbass. "Kami takut, dan kami telah mengatakan ini, bahwa tuduhan ini mungkin dimaksudkan untuk menyembunyikan persiapan (Ukraina) sendiri untuk skenario kekuatan di Donbass. Itu akan menjadi kecerobohan total," katanya.



Baca: Ukraina Siap Melawan Serangan Rusia dengan Segala Cara

Dia mencatat bahwa histeria anti-Rusia yang dihembuskan oleh media massa Amerika Serikat (AS), Inggris dan Ukraina, dan Presiden Ukraina Vladimir Zelensky tidak dapat diterima. "Kami pikir histeria ini, yang dikobarkan di media AS dan Inggris, di media massa Ukraina dan didukung oleh politisi Ukraina, termasuk kepala negara, sama sekali tidak dapat diterima," katanya.

Dia menahan diri untuk menjawab pertanyaan tentang daftar orang yang dikenakan pertukaran tahanan yang diduga disampaikan melalui Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. "Mengenai daftar, tidak ada komentar," katanya, ketika ditanya apakah pihak Rusia telah menerima daftar tersebut.
(esn)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2617 seconds (11.210#12.26)