Ukraina Siap Melawan Serangan Rusia dengan Segala Cara

Minggu, 28 November 2021 - 06:41 WIB
loading...
Ukraina Siap Melawan...
Angkatan Laut Rusia Caesar Kunikov saat latihan serangan amphibi di Kerch, Crimea, Russia. Foto/Sputnik /Konstantin Mihalchevskiy
A A A
KIEV - Angkatan bersenjata Ukraina bersiap menggunakan semua sumber daya yang tersedia untuk mempertahankan garis depan melawan invasi Rusia. Pernyataan itu diungkapkan Menteri Luar Negeri (Menlu) Ukraina Dmitry Kuleba ketika perang kata-kata antara Timur dan Barat meningkat.

Berbicara selama diskusi online tertutup dengan para pemikir dan wartawan kebijakan luar negeri Prancis, Dmitry Kuleba mengatakan Kiev, dengan Paris dan Berlin, terus menekankan pentingnya menegosiasikan solusi politik dan diplomatik untuk menghindari potensi konflik dengan Rusia.

Pejabat tinggi itu mengklaim negaranya dan mitranya sekarang memfokuskan semua upaya mereka menghalangi Moskow dari tindakan bermusuhan.

Baca juga: Varian Covid Omicron Mungkin Sudah Ada di AS, Segera Menyebar Luas

"Pada saat yang sama ... tidak ada yang meragukan bahwa dalam kasus tahap baru agresi skala penuh dari Federasi Rusia terhadap negara kami, Ukraina akan dilindungi dengan segala cara yang tersedia," papar dia.

Baca juga: Varian Covid Omicron Menyebar, Biden Melarang Perjalanan dari Afsel dan 7 Negara Lainnya

Komentar Kuleba muncul di tengah desas-desus tentang penumpukan pasukan dan perangkat keras militer Rusia di dekat perbatasan Ukraina.

Baca juga: Profil Presiden Iran Ebrahim Raisi yang Keturunan Nabi Muhammad

Beberapa publikasi telah menerbitkan cerita dalam beberapa hari terakhir tentang kemungkinan konflik bersenjata yang pecah antara kedua negara Eropa Timur setelah badan intelijen domestik Kiev menerbitkan rencana teoretis tentang bagaimana pasukan Rusia dapat menyerang.

Menlu Ukraina membunyikan alarm awal bulan ini dalam komunikasi dengan rekan-rekannya dari Prancis dan Jerman. Dia mendesak kedua negara untuk bersiap menghadapi kemungkinan serangan Rusia terhadap negaranya.

“Jika Rusia mulai bertindak, Anda tidak akan punya waktu secara fisik untuk berkoordinasi, melalui semua prosedur birokrasi, untuk mengoordinasikan keputusan,” ungkap dia.

Kremlin telah berulang kali membantah tuduhan itu dan mencemooh foto-foto yang dimaksudkan untuk menunjukkan perangkat keras militer yang ditempatkan ratusan kilometer dari perbatasan.

Rusia menuduh AS berada di balik kampanye disinformasi yang dirancang untuk mengobarkan ketegangan.

Sekretaris pers Presiden Rusia Vladimir Putin, Dmitry Peskov, membalas dengan mengatakan, “Pergerakan beberapa peralatan militer atau unit tentara kami di seluruh wilayah Federasi Rusia adalah urusan kami secara eksklusif.”
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
Berita Terkini
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Infografis
5 Cara Cepat Menemukan...
5 Cara Cepat Menemukan Lokasi Terdekat dengan Google Maps
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved