Kapal Mata-mata China Nongol di Lepas Pantai, Australia Nyalakan Tanda Bahaya

Jum'at, 26 November 2021 - 14:48 WIB
loading...
Kapal Mata-mata China...
Kapal mata-mata China nongol di lepas pantai Australia. Foto/news.com.au
A A A
CANBERRA - Australia telah mengkonfirmasi laporan tentang kemunculan kapal mata-mata China di lepas pantai negara itu. Para pejabat Canberra pun mengecam tindakan mengkhawatirkan itu meskipun mencatat bahwa Beijing memiliki hak untuk berlayar di perairan internasional.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengakui bahwa sebuah kapal pengintai China menghabiskan beberapa waktu di dekat pantai negaranya awal tahun ini. Ia mengatakan bahwa kapal itu menggarisbawahi “situasi yang sangat serius” di kawasan Indo-Pasifik, bahkan sambil menambahkan bahwa Beijing dalam prosesnya tidak melanggar hukum maritim.

“Saya pikir kehadiran Angkatan Laut China – yang kami sadari, dan mereka terus mengawasi kami dan kami terus mengawasi mereka – pentingnya itu adalah untuk menyoroti kepada warga Australia bahwa ada situasi yang sangat serius di Indo-Pasifik,” kata Morrison kepada wartawan.

Baca juga: Mainkan Isu Perang Taiwan, Oposisi: Pemerintah Australia Gunakan Taktik Berbahaya

"Mereka memiliki hak untuk berada di tempat mereka berada. Kami tahu mereka ada di sana. Mereka dapat berada di sana di bawah hukum maritim internasional. Tapi jangan berpikir sejenak bahwa kami tidak mengawasi mereka saat mereka berusaha untuk awasi kami," imbuhnya seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (26/11/2021).

Morrison juga mengatakan bahwa dia mengharapkan Beijing untuk memberi negaranya kelonggaran yang sama ketika berlayar dengan kapalnya sendiri di wilayah yang disengketakan di Laut China Selatan, di mana sejumlah klaim internasional saling tumpang tindih telah menimbulkan ketegangan antara China dan sejumlah negara regional lainnya dalam waktu yang lama.

The Daily Telegraph adalah yang pertama melaporkan keberadaan kapal mata-mata China, yang diklaim telah mengitari lepas pantai Australia selama tiga minggu antara Agustus dan September.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
Berita Terkini
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved