Australia Sebut Mustahil Tak Gabung AS Bela Taiwan dari Serangan China
Sabtu, 13 November 2021 - 10:58 WIB
loading...
Menteri Pertahanan Australia Peter Dutton memastikan negaranya akan gabung dengan AS untuk bela Taiwan jika diserang China. Foto/Andrew Harnik/Pool via REUTERS
A
A
A
MELBOURNE - Australia menegaskan bahwa mustahil untuk tidak bergabung dengan Amerika Serikat (AS) jika Washington mengambil tindakan untuk membela Taiwan dari serangan China . Penegasan Canberra ini disampaikan Menteri Pertahanan Peter Dutton, Sabtu (13/11/2021).
Pada hari Rabu, Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken mengatakan Amerika dan sekutunya akan mengambil tindakan yang tidak ditentukan jika China menggunakan kekuatan untuk mengubah status quo atas Taiwan.
Baca juga: Rudal Hipersonik Nuklir Dark Eagle AS Diklaim Bisa Hancurkan Rusia dalam 21 Menit
"Tidak terbayangkan bahwa kami tidak akan mendukung AS dalam suatu tindakan jika AS memilih untuk mengambil tindakan itu," kata Dutton kepada surat kabar The Australian dalam sebuah wawancara yang dilansir Reuters.
“Dan, sekali lagi, saya pikir kita harus sangat jujur dan jujur tentang itu, melihat semua fakta dan keadaan tanpa melakukan pra-komitmen, dan mungkin ada keadaan di mana kita tidak akan mengambil opsi itu, (tetapi) saya tidak bisa membayangkan keadaan itu," lanjut Dutton.
Pada hari Rabu, Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken mengatakan Amerika dan sekutunya akan mengambil tindakan yang tidak ditentukan jika China menggunakan kekuatan untuk mengubah status quo atas Taiwan.
Baca juga: Rudal Hipersonik Nuklir Dark Eagle AS Diklaim Bisa Hancurkan Rusia dalam 21 Menit
"Tidak terbayangkan bahwa kami tidak akan mendukung AS dalam suatu tindakan jika AS memilih untuk mengambil tindakan itu," kata Dutton kepada surat kabar The Australian dalam sebuah wawancara yang dilansir Reuters.
“Dan, sekali lagi, saya pikir kita harus sangat jujur dan jujur tentang itu, melihat semua fakta dan keadaan tanpa melakukan pra-komitmen, dan mungkin ada keadaan di mana kita tidak akan mengambil opsi itu, (tetapi) saya tidak bisa membayangkan keadaan itu," lanjut Dutton.
Lihat Juga :